BeritaPeristiwa

Farid, Pelajar SMK di Pariaman yang Hanyut Saat Mandi Ditemukan Meninggal Dunia

×

Farid, Pelajar SMK di Pariaman yang Hanyut Saat Mandi Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
IMG 20260807 WA0004

ZONAPUBLIS– Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Farid (15), seorang pelajar SMK Negeri 3 Pariaman yang sebelumnya dilaporkan hanyut saat mandi bersama teman-temannya di kawasan Desa Apar, Jalan Siti Manggopoh, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Jumat (7/8/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Padang, Abdul Malik, mengatakan korban ditemukan pada pukul 18.08 WIB dalam kondisi meninggal dunia (MD) setelah dilakukan operasi pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

“Korban atas nama Farid, usia sekitar 15 tahun, berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada pukul 18.08 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kota Pariaman untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Abdul Malik.

Baca Juga  KM Rafa 02 Ditemukan 9 NM dari Lokasi Kejadian, Tiga Nelayan Selamat

Korban diketahui merupakan warga Padang Alai, Kabupaten Padang Pariaman dan tercatat sebagai pelajar SMK Negeri 3 Pariaman.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu korban bersama sejumlah rekannya mandi-mandi di lokasi kejadian usai pulang sekolah. Di tengah aktivitas tersebut, korban diduga terseret arus dan hanyut.

Teman-teman korban kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar. Warga bersama unsur terkait sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun korban belum berhasil ditemukan sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang.

Baca Juga  Tragis! Dua Anak Tewas Tenggelam di Sungai Batang Nareh Padang Pariaman

Menerima laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Padang bersama unsur SAR Gabungan segera bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian. Setelah menyisir area kejadian, korban akhirnya ditemukan sekitar tiga jam setelah dilaporkan hanyut.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR Kondisi Membahayakan Manusia dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Kakansar Padang Abdul Malik juga mengimbau masyarakat, terutama anak-anak dan remaja, agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan perairan, terutama ketika kondisi arus sungai maupun pantai berpotensi membahayakan keselamatan.

Baca Juga  Pelajar SMP Murni Hilang Terseret Arus Batang Arau, Tim SAR Lanjutkan Pencarian