Berita

Tiga Gunung Api Erupsi Pagi Ini, Lima Gunung Berstatus Siaga

×

Tiga Gunung Api Erupsi Pagi Ini, Lima Gunung Berstatus Siaga

Sebarkan artikel ini
Tiga Gunung Api Erupsi Pagi Ini, Lima Gunung Berstatus Siaga
Ilustrasi gunung api

ZONAPUBLIS – Aktivitas vulkanik sejumlah gunung api di Indonesia masih tinggi pada Sabtu (12/9/2026) pagi. Berdasarkan laporan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), tiga gunung api tercatat mengalami erupsi hingga pagi hari.

Data yang dipublikasikan melalui Magma Indonesia mencatat aktivitas erupsi terjadi di Gunung Ibu di Maluku Utara, Gunung Semeru di Jawa Timur, serta Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur.

Selain aktivitas erupsi tersebut, Badan Geologi juga mencatat lima gunung api berada pada Level III atau berstatus Siaga. Salah satunya adalah Gunung Anak Krakatau yang kembali menjadi perhatian setelah mengalami aktivitas erupsi dalam beberapa hari terakhir.

Gunung Ibu Erupsi Empat Kali

Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, tercatat mengalami empat kali erupsi hingga pukul 09.00 WIB atau 11.00 WIT.

Erupsi pertama terjadi pada pukul 04.18 WIT. Saat itu, kolom abu teramati mencapai sekitar 400 meter di atas puncak atau sekitar 1.725 meter di atas permukaan laut.

Abu vulkanik tampak berwarna kelabu dengan intensitas sedang dan bergerak ke arah utara. Aktivitas tersebut terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan berlangsung selama 41 detik.

Erupsi terbaru Gunung Ibu tercatat pada pukul 08.52 WIT. Kolom abu mencapai sekitar 500 meter di atas puncak atau sekitar 1.825 meter di atas permukaan laut.

Baca Juga  3 Cara Mudah Cek Kualitas Udara Terkini, Bisa Lewat HP

Kali ini, kolom erupsi terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang sampai tebal dan bergerak ke arah barat laut.

Berdasarkan laporan Magma Indonesia, aktivitas erupsi Gunung Ibu masih berlangsung ketika pengamatan dilakukan.

Semeru Kembali Mengeluarkan Abu Vulkanik

Gunung Semeru di Jawa Timur juga menunjukkan aktivitas erupsi pada Sabtu pagi.

Hingga pagi hari, tercatat empat kali erupsi. Letusan pertama terjadi pada pukul 03.33 WIB dengan kolom abu mencapai sekitar 900 meter di atas puncak atau 4.576 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu yang keluar berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah utara serta barat laut.

Erupsi tersebut memiliki amplitudo maksimum 23 milimeter pada seismograf dan berlangsung selama 119 detik.

Aktivitas terbaru Gunung Semeru tercatat pada pukul 08.48 WIB. Kolom abu saat itu mencapai sekitar 500 meter di atas puncak atau 4.176 meter di atas permukaan laut.

Abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal teramati bergerak menuju barat daya. Erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan berlangsung selama 104 detik.

Ili Lewotolok Juga Mengalami Erupsi

Aktivitas vulkanik juga terjadi di Gunung Ili Lewotolok, Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga  Wakil Bupati Solok Tinjau Langsung Lokasi Rawan Banjir Bandang di Tiga Nagari

Gunung tersebut tercatat mengalami tiga kali erupsi hingga pagi hari.

Erupsi pertama berlangsung pada pukul 04.40 WITA. Kolom abu teramati mencapai sekitar 500 meter di atas puncak atau 1.923 meter di atas permukaan laut.

Warna abu terlihat kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah barat serta barat laut. Erupsi tersebut terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 40 milimeter dan berlangsung selama 28 detik.

Erupsi berikutnya yang tercatat dalam laporan terjadi pada pukul 08.40 WITA. Kolom abu mencapai sekitar 600 meter di atas puncak atau sekitar 2.023 meter di atas permukaan laut.

Kolom erupsi berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah barat. Aktivitas tersebut terekam dengan amplitudo maksimum 40 milimeter dan berlangsung selama 82 detik.

Lima Gunung Api Berstatus Siaga

Selain mencatat gunung api yang mengalami erupsi, Badan Geologi juga memantau lima gunung api yang berada pada Level III atau Siaga.

Kelima gunung tersebut adalah Gunung Anak Krakatau, Gunung Lewotobi Laki-laki, Gunung Merapi, Gunung Semeru, dan Gunung Sinabung.

Di kawasan Gunung Anak Krakatau, gunung tertutup kabut dengan tingkat 0-III. Asap kawah tidak terlihat dalam pengamatan. Kondisi cuaca berkisar berawan hingga mendung, dengan angin lemah sampai sedang yang bergerak ke arah barat laut.

Baca Juga  Hujan dan Angin Kencang Picu Dua Pohon Tumbang di Padang, Rumah Warga Rusak

Gunung Lewotobi Laki-laki terpantau dalam kondisi terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-I. Asap dari kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis dan ketinggian sekitar 50 hingga 100 meter dari puncak.

Sementara itu, Gunung Merapi terlihat jelas dalam pengamatan dengan asap kawah tidak teramati. Cuaca di sekitar gunung berawan dan angin bergerak tenang menuju barat.

Gunung Semeru juga berada dalam status Siaga. Kondisi gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati, sementara cuaca berkisar cerah hingga mendung dan angin bertiup lemah ke arah tenggara.

Gunung Sinabung menjadi gunung kelima yang berada pada Level III. Kondisinya terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-II. Asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan mencapai sekitar 100 hingga 400 meter dari puncak.

Cuaca di sekitar Sinabung terpantau cerah hingga berawan dengan angin lemah yang bergerak ke arah timur laut dan timur.

Masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar gunung api diimbau mengikuti perkembangan informasi resmi dari Badan Geologi dan tidak mendekati kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya.

Aktivitas gunung api dapat berubah sewaktu-waktu sehingga informasi mengenai status, rekomendasi jarak aman, dan potensi bahaya perlu menjadi acuan utama masyarakat. (red)