ZONAPUBLIS- Unit Polsatwa Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sumatera Barat mengerahkan tim khusus Search and Rescue (SAR) untuk membantu pencarian di kawasan terdampak air bah, Kamis (24/9/2026).
Penyisiran dilakukan dengan mengerahkan empat personel terlatih, dua ekor anjing pelacak K9 jenis Herder dengan spesifikasi SAR, serta dua unit kendaraan khusus (Ransus) Polsatwa.
Direktur Samapta Polda Sumbar, AKBP Andre Anas, mengatakan pengerahan satwa pelacak tersebut merupakan tindak lanjut perintah pimpinan untuk memaksimalkan proses pencarian di lokasi terdampak.
“Kami menerjunkan empat personel terlatih beserta dua ekor satwa K9 jenis Herder spesifikasi SAR dan dua unit Ransus. Pelaksanaan pencarian dimulai dari titik belakang Kantor Bupati dengan menyusuri jalur aliran air bah,” ujar Andre, Kamis (24/9).
Menurutnya, kemampuan satwa pelacak diharapkan dapat membantu tim menemukan jejak maupun petunjuk penting di lokasi yang terdampak material air bah.
Tim Polsatwa dipimpin Kasubnit Harvet Polsatwa, Aipda Hamidi Rahmadhoni, bersama Briptu Muhardi Iqbal, Bripda Alif Mulya Putra, dan Bripda Visky Wiryan Sugiat.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, mengatakan pengerahan K9 merupakan bagian dari respons kepolisian dalam mendukung proses pencarian, khususnya di medan yang sulit dijangkau.
“Kepolisian Daerah Sumatera Barat terus memaksimalkan seluruh potensi yang ada, termasuk menurunkan Unit Polsatwa K9 yang memiliki spesifikasi khusus SAR,” kata Susmelawati.
Ia menyebut, langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat proses penyisiran, terutama pada kawasan yang terdampak material air bah.
Hingga Kamis (24/9), tim gabungan Unit Polsatwa Ditsamapta Polda Sumbar bersama unsur terkait masih melakukan penyisiran secara intensif di lapangan.
Dalam pelaksanaan operasi, petugas tetap mengutamakan keselamatan personel mengingat kondisi medan yang terdampak aliran air bah dan material bencana.














