Olahraga

John Herdman Soroti Ancaman Pembunuhan di Media Sosial, Kaget Malaysia Bisa Cetak 6 Gol Lawan Singapura

×

John Herdman Soroti Ancaman Pembunuhan di Media Sosial, Kaget Malaysia Bisa Cetak 6 Gol Lawan Singapura

Sebarkan artikel ini
6abed3cf235b4
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dan striker Mitchel Baker usai laga FIFA ASEAN Cup 2026 menghadapi Bangladesh (Firzie A. Idris)

ZONAPUBLIS.ID – Timnas Indonesia mengakhiri fase Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan besar atas Bangladesh. Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026) malam, Garuda menang 9-2 sekaligus memastikan tiket ke final.

Pertandingan tersebut berlangsung dramatis hingga menit-menit akhir. Indonesia harus terus menambah gol setelah Malaysia juga mencatat kemenangan telak 6-0 atas Singapura dalam pertandingan yang berlangsung bersamaan.

Mitchell Baker menjadi aktor utama kemenangan Indonesia. Penyerang berusia 19 tahun itu mencetak lima gol, masing-masing pada menit ke-11, 20, 37, 42, dan 90+7. Empat gol lainnya disumbangkan Rizky Ridho, Justin Hubner, Luke Vickery, dan Kevin Diks.

Kemenangan tersebut membuat Indonesia mengoleksi tujuh poin dan finis di posisi teratas Grup A. Garuda unggul produktivitas gol atas Malaysia yang juga mengakhiri fase grup dengan tujuh poin.

Herdman Kaget Malaysia Menang 6-0

John Herdman mengaku pertandingan melawan Bangladesh menjadi salah satu laga paling menegangkan yang pernah dia alami.

Bukan hanya karena Indonesia harus meraih kemenangan, tetapi juga karena hasil pertandingan Malaysia kontra Singapura terus memengaruhi posisi Garuda di klasemen.

Malaysia akhirnya menang 6-0. Hasil itu membuat Indonesia harus mencari tambahan gol pada penghujung pertandingan agar tetap berada di puncak klasemen.

Baca Juga  Amerika Serikat Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Tundukkan Australia 2-0

FIFA mencatat Indonesia sempat unggul 6-1 pada babak pertama. Setelah itu, pertandingan berjalan tanpa tambahan gol cukup lama. Luke Vickery baru mencetak gol ketujuh pada menit ke-90, tetapi Bangladesh langsung membalas melalui Farhaan Ali Wahid.

Dalam kondisi tersebut, Indonesia masih membutuhkan dua gol tambahan. Kevin Diks kemudian mencetak gol pada menit ke-90+6 sebelum Baker memastikan kemenangan 9-2 satu menit kemudian.

Herdman mengaku tidak menyangka Malaysia mampu mencetak enam gol ke gawang Singapura.

“Kami benar-benar tidak tahu bagaimana mungkin Malaysia bisa mengalahkan Singapura dengan skor 6-0,” ujar Herdman seusai pertandingan.

Menurutnya, hasil tersebut membuat persaingan pada menit-menit terakhir pertandingan Indonesia menjadi semakin sulit diprediksi.

Herdman Puji Mitchell Baker

Selain membahas persaingan klasemen, Herdman memberikan perhatian khusus kepada Mitchell Baker.

Lima gol yang dicetak Baker membuat penyerang muda tersebut menjadi pemain paling menentukan dalam kemenangan Indonesia. Dua gol terakhir Indonesia bahkan tercipta pada masa tambahan waktu ketika tekanan untuk mencetak gol semakin besar.

Herdman menilai Baker mampu tetap tampil tenang meskipun usianya masih muda dan sorotan terhadap dirinya semakin besar.

Baca Juga  Timnas Indonesia vs Malaysia, Duel Rivalitas yang Dinanti Thom Haye dan Bergson

“Jadi sekali lagi, sang pemain andalan tampil gemilang. Maksud saya, lima gol di usia 19 tahun. Wow,” kata Herdman.

Pelatih asal Inggris itu juga menyoroti sikap Baker di luar lapangan. Menurut Herdman, keberhasilan mencetak lima gol tidak membuat pemain muda tersebut kehilangan kerendahan hati.

Bagi Herdman, karakter seperti itu penting bagi perkembangan pemain sekaligus masa depan tim nasional.

Herdman Kecam Perundungan Serta Ancaman Pembunuhan di Media Sosial

Di balik keberhasilan Indonesia mencapai final, Herdman juga menyampaikan persoalan yang lebih serius.

Ia mengecam tindakan perundungan di media sosial serta ancaman pembunuhan yang diterima sejumlah pemain Timnas Indonesia.

Herdman meminta publik tidak menjadikan media sosial sebagai tempat untuk melontarkan ancaman kepada pemain, terutama ketika hasil pertandingan tidak sesuai dengan harapan.

“Anak-anak kami mendapat ancaman pembunuhan, itu menyakitkan. Kita lebih baik dari ini. Kita lebih baik dari ini. Kita manusia,” kata Herdman seusai pertandingan.

Ia juga menyoroti bagaimana seseorang bisa melontarkan kata-kata kasar dengan bersembunyi di balik layar komputer atau telepon.

Menurut Herdman, tindakan tersebut tetap memberikan dampak nyata kepada pemain yang menjadi sasaran.

Baca Juga  Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil vs Jepang, Argentina Tantang Cape Verde

“Sangat sulit melihat perundungan itu, bersembunyi di balik keyboard atau telepon. Tapi secara mental itu menyakitkan,” ujarnya.

Herdman menegaskan bahwa para pemain telah memberikan usaha maksimal untuk membela Indonesia. Karena itu, ia meminta publik memperlakukan mereka dengan lebih baik, terlepas dari hasil pertandingan.

Indonesia Siap Hadapi Final

Kemenangan 9-2 atas Bangladesh memastikan Indonesia menjadi juara Grup A dan berhak tampil di final FIFA ASEAN Cup 2026.

Perjalanan menuju partai puncak tidak berlangsung mudah. Indonesia harus melewati pertandingan terakhir dengan tekanan besar karena Malaysia terus menambah gol dalam laga lainnya.

Namun, dua gol pada masa tambahan waktu mengubah situasi. Kevin Diks dan Mitchell Baker menjadi pemain yang mencetak dua gol penentu sehingga Indonesia tetap berada di posisi pertama.

Kini perhatian Garuda beralih ke pertandingan final. Indonesia akan menghadapi Thailand pada Senin (5/10/2026).

Bagi Herdman, keberhasilan mencapai final menjadi hasil dari perjuangan para pemain sepanjang fase grup. Namun, perjalanan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 belum selesai karena masih ada satu pertandingan terakhir untuk menentukan juara. (*)