Berita

Penantian Belasan Tahun Berujung Air Mata Syukur,1.316 PPPK Dharmasraya Resmi Dilantik

×

Penantian Belasan Tahun Berujung Air Mata Syukur,1.316 PPPK Dharmasraya Resmi Dilantik

Sebarkan artikel ini
605111823 2116001452540925 8254259165662732130 n

ZONAPUBLIS – Suasana syahdu menyelimuti halaman Kantor Bupati Dharmasraya pada Rabu pagi (24/12/2025).

Di bawah langit yang teduh, ribuan wajah yang semula tegang perlahan mencair dalam tangis haru. Hari ini menjadi titik balik bagi 1.316 tenaga honorer yang akhirnya resmi menyandang status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Mewakili Bupati Annisa Suci Ramadhani, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Drs. Jasman Dt Rajo Bendang, MM, memimpin langsung prosesi pengambilan sumpah dan janji bagi tenaga guru, kesehatan, hingga tenaga teknis tersebut.

Bagi para peserta, momen ini bukan sekadar seremoni formal. Banyak di antara mereka telah mengabdi selama lima, sepuluh, bahkan lima belas tahun dalam ketidakpastian.

Baca Juga  Jalan Padang-Solok Tertutup Material Banjir, Korban Dibawa ke SPH Padang

Air mata yang jatuh di sela-sela barisan menjadi saksi bisu betapa panjang perjuangan yang mereka tempuh hingga akhirnya negara mengetuk pintu pengabdian mereka secara resmi.

Hamdan Setiawan, salah satu PPPK dari Dinas Kominfo yang telah mengabdi selama delapan tahun, tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya.

“Sempat ada rasa galau tentang kelanjutan karier, tetapi hari ini semuanya terasa lebih terang. Alhamdulillah, terima kasih kepada Ibu Bupati dan Ibu Wakil Bupati yang telah memperjuangkan nasib kami,” ungkap Hamdan yang didampingi istrinya.

Dalam amanatnya, Pj Sekda Jasman menekankan tiga pilar yang harus tertanam kuat di sanubari setiap aparatur baru:

  1. Disiplin: Jasman mengibaratkan disiplin dengan keteraturan alam semesta. Aparatur dituntut menghargai waktu dan tidak menunda pekerjaan.

  2. Loyalitas: Kesetiaan yang utuh kepada pimpinan, aturan, dan pekerjaan demi kepentingan publik.

  3. Integritas: Kejujuran menjadi napas utama dalam bekerja. Aparatur diminta terbuka dan memberikan masukan yang benar kepada pimpinan.

Baca Juga  Kebakaran Ruko Indonesia Bakery di Padang Selatan, Kerugian Capai Rp150 Juta

“Mereka yang tidak disiplin secara perlahan akan tereliminasi dari sistem kerja yang menuntut ketepatan dan tanggung jawab. Integritas adalah penopang utama kepercayaan publik terhadap pemerintah,” tegas Jasman di hadapan peserta yang menyimak penuh khidmat.

Siap Siaga di Tengah Akselerasi Pembangunan

Mengingat ritme kerja Bupati dan Wakil Bupati yang sangat tinggi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, Jasman mengingatkan para PPPK untuk selalu dalam posisi siap siaga.

Persoalan mendesak seperti jalan berlubang atau jembatan rusak bisa muncul kapan saja, sehingga perangkat komunikasi harus selalu aktif untuk koordinasi cepat.

Baca Juga  Gubernur Mahyeldi: Potensi Wisata Mentawai Harus Dikelola Serius dan Berkelanjutan

Jasman juga memberikan pesan khusus kepada keluarga yang hadir agar senantiasa mendukung para aparatur.

Dengan status baru ini, tanggung jawab yang dipikul semakin besar, sehingga pengertian dari keluarga menjadi penguat agar mereka tetap konsisten menjalankan tugas negara. (*)