Berita

Polda Sumbar Siagakan 4.136 Personel Gabungan Amankan Mudik Lebaran 2026

×

Polda Sumbar Siagakan 4.136 Personel Gabungan Amankan Mudik Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini
IMG 0984

ZONAPUBLIS – Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) mulai mematangkan strategi pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 H melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral di Padang, Jumat (6/3/2026).

Fokus utama tahun ini adalah mengantisipasi kendala infrastruktur pascabencana yang diprediksi menghambat arus mudik.

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, mengungkapkan bahwa pengamanan kali ini memiliki tantangan ekstra. Kondisi jalan dan jembatan di beberapa titik belum pulih total akibat bencana alam yang melanda wilayah Sumatera Barat beberapa waktu lalu.

“Masih ada infrastruktur yang belum optimal. Ini tentu berdampak pada arus mudik, baik dari arah Jawa maupun sebaliknya. Kehadiran petugas di lapangan adalah wujud negara hadir untuk memastikan kelancaran masyarakat,” ujar Irjen Pol Gatot.

Baca Juga  Aksi Heroik TNI AU, Heli Caracal HT-7206 Distribusikan 2,3 Ton Bantuan ke Nagari Sungai Limau Pesisir Selatan

Guna mengantisipasi hal tersebut, Polda Sumbar akan menggelar Operasi Ketupat Singgalang 2026 selama 13 hari, terhitung mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Sebanyak 4.136 personel gabungan disiagakan, yang terdiri dari 2.285 anggota Polri serta 1.851 personel dari TNI dan instansi terkait.

Meski angka kriminalitas di Sumatera Barat turun signifikan sebesar 37% (dari 76 menjadi 48 kasus), Kapolda memberikan rapor merah pada sektor keselamatan jalan raya.

Data menunjukkan kenaikan angka kecelakaan lalu lintas dari 86 menjadi 108 kasus, dengan fatalitas korban jiwa melonjak dari 13 menjadi 21 orang.

Baca Juga  Mobil Box Hilang Kendali di Padang, Satu Warga Meninggal Dunia

“Saya instruksikan jajaran Lantas dan Dinas Perhubungan untuk melakukan mitigasi di titik blackspot sejak dini. Sistem one way (satu arah) juga akan dievaluasi secara harian agar tidak terjadi penumpukan ekstrem,” tegasnya.

Sebagai langkah preventif, Polda Sumbar telah memetakan titik-titik krusial di jalur mudik, antara lain 58 lokasirawan tanah longsor, 2 lokasi rawan banjir dan 50 lokasi rawan kemacetan.

Untuk melayani pemudik, didirikan 81 posko, yang terbagi menjadi 37 Pos Pengamanan (Pos Pam), 41 Pos Pelayanan (Pos Yan), dan 3 Pos Terpadu. Objek pengamanan mencakup lebih dari 4.040 titik, mulai dari tempat ibadah, pusat perbelanjaan, hingga destinasi wisata.

Baca Juga  Polda Sumbar Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Tekankan Peran Media sebagai Agen Pencerdasan Bangsa

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa kepolisian akan mengedepankan pendekatan preemtif. Ia meminta masyarakat waspada saat melintasi jalur yang masih dalam perbaikan, seperti jalur Malalak.

“Kami mengimbau pemudik aktif memantau informasi jalur alternatif. Kepatuhan terhadap arahan petugas di lapangan sangat menentukan kelancaran dan keselamatan perjalanan,” tutup Kombes Pol Susmelawati.