Ekonomi

Telkomsel Latih 1.000 Guru Adaptasi AI dan Konten Digital

×

Telkomsel Latih 1.000 Guru Adaptasi AI dan Konten Digital

Sebarkan artikel ini
208c3156 30b1 4e70 94ba 031abb9e6302

ZONAPUBLIS – Telkomsel resmi meluncurkan program “Terpujilah GURU”, sebuah inisiatif pelatihan dan pengembangan kompetensi yang ditargetkan untuk meningkatkan keterampilan digital 1.000 tenaga pendidik di Indonesia.

Program ini dirancang untuk membantu para guru beradaptasi dengan teknologi mutakhir, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta mendorong peran mereka sebagai edukator, kreator, dan inovator.

Peluncuran program regional Pekanbaru digelar di Laksamana Muda Coffee & Live Space, Kota Pekanbaru, dengan melibatkan lebih dari 250 guru dari berbagai wilayah setempat.

Tantangan digitalisasi sektor pendidikan saat ini terbilang besar. Data Uji Kompetensi Guru (UKG) menunjukkan sekitar 81% guru di Indonesia belum mencapai standar minimum.

Di sisi lain, akselerasi teknologi menuntut guru tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga membimbing siswa memanfaatkan teknologi secara bijak.

Baca Juga  Mulai 1 Oktober 2026, BI Perluas QRIS Gratis: Merchant Tak Boleh Bebankan Biaya ke Konsumen

General Manager Mobile Consumer Business Region Sumbagteng Telkomsel, Dedfriady Masta, menjelaskan bahwa program ini merupakan komitmen perusahaan dalam memberdayakan sektor pendidikan.

“Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, Telkomsel memberdayakan guru agar bisa menciptakan hari yang lebih baik dan masa depan gemilang. ‘Terpujilah GURU’ dihadirkan untuk membantu tenaga pendidik memanfaatkan teknologi secara tepat guna agar pembelajaran menjadi lebih efektif, kreatif, dan berdampak,” ujar Dedfriady.

Program “Terpujilah GURU” dijadwalkan berlangsung selama periode Mei hingga September 2026 di berbagai kota. Pelatihan akan dilakukan secara bertahap melalui lima fase utama, yakni scouting (pemanduan), screening(penyaringan), academy (pelatihan intensif), mentoring (pendampingan) dan bootcamp (kamp pelatihan).

Melalui platform pembelajaran yang praktis ini, para peserta akan dibekali keahlian pemanfaatan AI untuk produktivitas, pembuatan konten edukasi kreatif, hingga desain visual materi pembelajaran.

Baca Juga  Telkomsel Hadirkan Halo Optima, Solusi Pascabayar dengan Kuota hingga 300 GB dan Beragam Hiburan Premium

Manfaat lain yang akan diperoleh peserta meliputi portofolio materi ajar aplikatif, jejaring komunitas guru inovatif, serta dukungan pembinaan dan apresiasi.

Inisiatif ini mendapat sambutan positif dari pemangku kepentingan pendidikan setempat. Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Riau, Reisky Bestary, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas langkah nyata Telkomsel.

“Ini merupakan langkah nyata untuk mendorong guru menjadi lebih adaptif dan inovatif, serta memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan, khususnya dalam pemanfaatan teknologi dan AI,” kata Reisky.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Dr. Alek Kurniawan, menekankan pentingnya literasi digital bagi pengajar.

Baca Juga  Jelang Ramadan, Harga Sembako di Pasar Ulak Karang Fluktuatif

“Penguatan literasi digital guru menjadi kunci agar pembelajaran tetap selaras dengan perkembangan zaman dan kebutuhan siswa. Kami berharap program ini dapat terus diperluas agar manfaatnya dirasakan lebih banyak pendidik,” tutur Alek.

Guna memastikan dampak program berjalan secara berkelanjutan, Telkomsel turut menggandeng berbagai komunitas dan organisasi profesi. Di antaranya adalah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Guru Pejuang Digital, Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan, serta komunitas 1000 Guru.

Acara peluncuran tersebut juga dihadiri oleh CEO PT Digital Decision Indonesia, Ilham Fadhillah Amka, dan Tenaga Ahli Ditjen Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Motulz Anto.