Olahraga

BNNP dan KONI Sumbar Sepakati Kerja Sama Pencegahan Narkoba di Lingkungan Atlet

×

BNNP dan KONI Sumbar Sepakati Kerja Sama Pencegahan Narkoba di Lingkungan Atlet

Sebarkan artikel ini
45cb7b60 0ac8 499a 8755 921e5eb3fe0f

ZONAPUBLIS – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat menjajaki kerja sama strategis untuk membentengi dunia olahraga dari ancaman narkotika.

Kolaborasi ini rencananya akan dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dalam waktu dekat.

Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan antara Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, dengan Kepala BNNP Sumbar, Brigjen Pol Ricky Yanuarfi, di Kantor BNNP Sumbar, Padang, Selasa (13/1/2026).

Kepala BNNP Sumbar, Brigjen Pol Ricky Yanuarfi, menegaskan bahwa KONI merupakan mitra strategis karena menaungi generasi muda yang berada pada kelompok usia rentan penyalahgunaan narkotika.

Baca Juga  Dispora dan KONI Sumbar Percepat Persiapan Porprov XVI 2026

“Bahaya narkoba mengancam semua lini, tidak terkecuali atlet. Fakta di lapangan menunjukkan ada atlet yang terjerumus akibat berbagai tekanan, mulai dari kekecewaan atas hasil latihan hingga persoalan kesejahteraan pasca-pensiun,” ujar Ricky.

Selain aspek pencegahan, Ricky mendorong KONI Sumbar untuk memperkuat komunikasi lintas sektor guna menjamin masa depan para atlet. Ia menyarankan kolaborasi dengan instansi seperti TNI-Polri, BUMN, dan pemerintah daerah agar atlet berprestasi memiliki peluang karir yang jelas.

“Langkah ini penting agar atlet fokus berprestasi dan tidak mencari pelarian ke hal negatif karena kekhawatiran akan masa depan,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menyatakan komitmennya untuk menyukseskan program BNNP. Ia memastikan hingga saat ini belum ada laporan mengenai atlet Sumbar yang terlibat narkoba.

Baca Juga  Dispora dan KONI Musi Rawas Utara Belajar Tata Kelola Olahraga Prestasi ke KONI Sumbar

“Berdasarkan hasil tes kesehatan terhadap 180 calon atlet Pelatda Sumbar 2026 pada Senin lalu, seluruhnya dinyatakan negatif narkoba. Ini adalah modal awal yang baik bagi kita,” tegas Hamdanus.

Hamdanus juga memaparkan bahwa pihaknya tengah memperjuangkan beberapa atlet peraih medali SEA Games untuk mendapatkan pekerjaan tetap.

Di antaranya Zikra Dwi Putri (cabang Teqball) yang diupayakan menjadi anggota Polwan, serta Gilang Ilhaza (cabang Gulat) untuk penempatan di PDAM Padang.

Pertemuan tersebut juga membahas persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar yang dijadwalkan berlangsung pada Juni–Juli 2026. BNNP Sumbar memberikan dukungan penuh terhadap ajang yang sempat vakum selama delapan tahun ini.

Baca Juga  BNNP Sumatera Barat Ungkap Peredaran Narkotika di Padang, Barang Bukti Capai 2.876 Gram

“Porprov adalah barometer penting untuk mengukur kemampuan atlet sebelum melangkah ke jenjang yang lebih tinggi,” kata Ricky yang juga aktif sebagai pembina olahraga karate.

Di sisi lain, Hamdanus memastikan persiapan Porprov dengan skema tuan rumah bersama terus dimatangkan.

Saat ini, 12 kabupaten/kota telah menyatakan kesiapan partisipasi. Pelaksanaan ini didukung oleh Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumbar serta alokasi anggaran sebesar Rp12 miliar dari Pemerintah Provinsi.