Berita

BNPB Pastikan Kebutuhan Pengungsi Gempa M 7,7 Flores Terpenuhi

×

BNPB Pastikan Kebutuhan Pengungsi Gempa M 7,7 Flores Terpenuhi

Sebarkan artikel ini
IMG 20260818 WA0016

ZONAPUBLIS— Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meninjau langsung lokasi pengungsian terpusat warga terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 Flores di Lapangan Pendidikan Barangkolong, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi warga sekaligus memastikan kebutuhan dasar selama berada di pengungsian dapat terpenuhi dengan baik.

Dalam dialog bersama para pengungsi, Suharyanto dan Pratikno mendengarkan berbagai kebutuhan yang masih diperlukan warga di lokasi pengungsian. Berbagai kebutuhan tersebut kemudian menjadi catatan untuk segera dipenuhi melalui koordinasi BNPB bersama kementerian/lembaga serta pemerintah daerah.

Baca Juga  BPBD Sumbar Kemas 1,6 Ton Rendang untuk Korban Bencana NTT

Menko PMK Pratikno juga meminta pemerintah daerah segera membentuk satuan tugas (satgas) daerah guna memperkuat koordinasi dan penanganan warga terdampak.

Hal itu dinilai penting karena lokasi pengungsian dan wilayah terdampak gempa bumi tidak hanya terpusat di Lapangan Pendidikan Barangkolong, tetapi juga tersebar di sejumlah titik lainnya.

Sejalan dengan arahan tersebut, BNPB memastikan kebutuhan pengungsian seperti tenda keluarga, tenda serbaguna, peralatan penunjang, logistik, hingga perlengkapan lainnya segera dilengkapi.

Sebagian bantuan telah dikirim dari Pos Logistik Nasional BNPB di Labuan Bajo melalui jalur darat menuju Kabupaten Manggarai.

Baca Juga  Prabowo Dorong Terobosan Desalinasi, Air Laut Bakal Diolah Jadi Air Tawar di NTT

Selain itu, bantuan logistik dan peralatan yang dikirim dari Jakarta juga telah tiba di Bandara Komodo, Labuan Bajo. Bantuan tersebut selanjutnya segera didistribusikan ke sejumlah lokasi pengungsian untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak.

Untuk kebutuhan pangan, BNPB telah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial guna mendukung operasional dapur umum yang akan dikelola Taruna Siaga Bencana (Tagana).

Selama berada di pengungsian, warga terdampak akan mendapatkan makanan tiga kali sehari dengan tetap memperhatikan kebutuhan asupan gizi.

Sementara untuk pelayanan kesehatan, BNPB berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk menambah tenaga kesehatan dari berbagai wilayah. Ketersediaan obat-obatan dan peralatan medis juga akan diperkuat agar masyarakat terdampak memperoleh pelayanan sesuai kondisi dan kebutuhannya.

Baca Juga  53.971 Rumah Rusak Akibat Gempa M 7,7 Flores, BNPB Perkuat Verifikasi Data

Sebelum meninggalkan lokasi pengungsian, Kepala BNPB Suharyanto turut menyerahkan bantuan logistik secara langsung kepada warga terdampak.

Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama menjalani masa pengungsian pascagempa bumi. (red)