Berita

Dari Jajanan Jalanan menjadi Kuliner Favorit

×

Dari Jajanan Jalanan menjadi Kuliner Favorit

Sebarkan artikel ini
IMG 1718
Screenshot

ZONAPUBLIS Hidangan pedas-gurih khas Sunda — semakin menancapkan posisinya sebagai salah satu makanan favorit Generasi Z bahkan hampir di setiap kalangan di Indonesia. Popularitasnya bukan hanya muncul dari rasa, melainkan juga dari kombinasi faktor budaya, sosial, dan kebiasaan konsumsi modern.

Bahkan sebuah survei berjudul Consumer Behaviour in Online Food Delivery (Maret 2025) menunjukkan bahwa dari responden Gen Z, 41% memilih seblak dan jajanan “aci” lainnya sebagai camilan favorit.

Artikel tren kuliner terbaru menyebut bahwa seblak diprediksi akan terus naik pamornya pada 2025, bersama makanan pedas dan kekinian lain yang makin digandrungi anak muda.

Baca Juga  Satpol PP Padang Amankan "Pak Ogah" di Kawasan Simpang UNP

Seblak dikenal dengan rasa pedas-gurih yang khas, berkat bumbu rempah seperti kencur, bawang putih, dan cabai. Sensasi “kenyal + pedas + gurih” membuatnya cocok bagi mereka yang suka tantangan rasa. 

Banyak warung sekarang bahkan menawarkan level pedas yang bisa dipilih sendiri — dari ringan sampai ekstrem — sesuai selera konsumen muda. 

Seblak tidak lagi sebatas kerupuk rebus. Kini tersedia dalam banyak varian dengan topping seperti mie, bakso, sosis, ceker, sayuran — membuatnya mudah disesuaikan dengan selera masing-masing. 

Baca Juga  Jamin Keamanan Ibadah, Kapolres Mentawai Kunjungi Jemaat GBI Solagracia Tuapejat

Fleksibilitas ini penting bagi Gen Z yang gemar bereksperimen dan menjadikan konsumsi makanan sebagai bagian dari gaya hidup — bukan sekadar mengenyangkan perut.

Seblak umumnya tersedia di warung kaki lima maupun outlet sederhana — dengan harga yang relatif bersahabat. Ini membuatnya cocok sebagai pilihan camilan atau makan malam bagi pelajar, mahasiswa, atau pekerja muda yang ingin hemat tapi tetap enak. 

Menariknya, tren seblak tak hanya terjadi di dalam negeri. Dalam beberapa bulan terakhir, seblak mulai viral di luar Indonesia — terutama di Thailand. Konten dari netizen dan influencer Thailand yang mencoba seblak di media sosial membuat banyak orang penasaran dan tertarik mencicipi. 

Baca Juga  BNPB Catat Sejumlah Bencana, Banjir hingga Karhutla Terjadi di Berbagai Daerah

Fenomena ini dianggap sebagai bukti kemampuan kuliner jalanan Indonesia — khususnya seblak — menembus batas budaya dan menarik perhatian internasional.