Berita

Enam Korban Banjir Bandang Sumbar yang Dimakamkan Berhasil Diidentifikasi, Keluarga Jemput Jenazah

×

Enam Korban Banjir Bandang Sumbar yang Dimakamkan Berhasil Diidentifikasi, Keluarga Jemput Jenazah

Sebarkan artikel ini
IMG 20251215 111921

ZONAPUBLIS — Upaya identifikasi korban banjir bandang di Sumatera Barat kembali membuahkan hasil. Enam dari 34 jenazah yang sebelumnya dimakamkan tanpa identitas kini berhasil dikenali setelah proses pemeriksaan DNA rampung dilakukan. Jenazah tersebut kemudian diserahkan kepada pihak keluarga pada Senin (15/12/2025).

Kepastian identitas korban diperoleh setelah Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Barat menerima hasil uji DNA dari Markas Besar (Mabes) Polri. Pemeriksaan tersebut menunjukkan kecocokan kuat antara data antemortem yang diserahkan keluarga dengan data postmortem korban.

Prosesi penyerahan jenazah dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta di RS Bhayangkara Padang. Dalam keterangannya, Gatot menyebut tingkat kecocokan DNA yang diperoleh hampir sempurna.

Baca Juga  Gotong Royong Pascabanjir, Walikota Padang Turun ke Lokasi

“Berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, enam jenazah berhasil teridentifikasi dengan tingkat kecocokan DNA mendekati 99 persen. Pihak keluarga juga telah memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan anggota keluarga mereka,” ujar Gatot saat konferensi pers.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kabiddokkes Polda Sumbar AKBP dr. Faisal menjelaskan, keenam jenazah tersebut sebelumnya terpaksa dimakamkan karena belum diketahui identitasnya. Identifikasi baru dapat dilakukan setelah sampel DNA keluarga korban berhasil dicocokkan oleh Pusdokkes Polri.

Adapun enam korban yang telah teridentifikasi yakni Iwan Setiawan Ilham dan Maryunis asal Kabupaten Agam, serta Aliyah, Nabila Salsabila, Rizki Muhammad Akbar, dan Adih. Lima jenazah sebelumnya dimakamkan di kawasan Bungus, Kota Padang, sementara satu lainnya berada di Kabupaten Agam.

Baca Juga  Peringatan Situjuah Ke-77, DPRD Sumbar Ajak Jaga Nilai Sejarah

“Dari enam jenazah tersebut, empat sudah dijemput oleh pihak keluarga. Satu jenazah tetap dimakamkan sesuai permintaan keluarga dengan hanya dilakukan penggantian batu nisan, dan satu lainnya masih menunggu kehadiran keluarga,” jelas dr. Faisal.

Ia juga menambahkan, selain keenam korban tersebut, terdapat dua jenazah yang berasal dari Padang Panjang dan ditemukan di wilayah Kayu Tanam, serta empat jenazah lainnya berasal dari Kabupaten Agam.

Proses identifikasi korban banjir bandang masih terus berlanjut. Hingga kini, sebanyak 32 jenazah dan potongan tubuh masih belum teridentifikasi. Seluruh sampel DNA korban telah dikirim ke Mabes Polri dan menunggu kecocokan dengan data keluarga yang melapor kehilangan anggota keluarganya.

Baca Juga  Hujan Deras Landa Kota Padang, BPBD Catat 15 Titik Banjir

“Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga akibat bencana ini untuk segera melapor. Jika nantinya ada kecocokan DNA pada jenazah yang sudah dimakamkan, keputusan pengambilan kembali sepenuhnya diserahkan kepada pihak keluarga,” pungkasnya.