ZONAPUBLIS- Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Barat menggelar pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi hewan dalam rangka memperingati Hari Karantina ke-149.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Karantina Sumatera Barat dalam meningkatkan kesehatan hewan sekaligus mencegah risiko penyebaran penyakit hewan menular yang dapat berdampak terhadap masyarakat dan lingkungan.
Selain pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai pemeliharaan hewan, penerapan biosekuriti serta pentingnya vaksinasi sebagai langkah pencegahan penyakit.
Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Barat, RM Ende Dezeanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Karantina dalam memberikan pelayanan dan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Peringatan Hari Karantina ke-149 tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang perkarantinaan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kami untuk hadir memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. Pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi hewan ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk menjaga kesehatan hewan sekaligus melindungi masyarakat dan lingkungan,” ujar Ende.
Vaksinasi dilaksanakan di dua lokasi. Di Kantor Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Barat, diberikan sebanyak 50 dosis vaksin.
Selanjutnya, vaksinasi digelar di Kantor Kecamatan Padang Selatan dengan jumlah 185 dosis vaksin. Kegiatan di Kecamatan Padang Selatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan World Rabies Day.
Kegiatan itu dihadiri Wakil Wali Kota Padang sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan dan pengendalian rabies melalui vaksinasi hewan.
Ende mengatakan, kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan hewan perlu terus ditingkatkan. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi secara berkala.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan hewan. Jangan menunggu hewan sakit baru mendapatkan penanganan. Pencegahan melalui pemeriksaan kesehatan, vaksinasi, dan penerapan biosekuriti merupakan langkah penting untuk mencegah penyebaran penyakit,” katanya.
Secara keseluruhan, sebanyak 235 dosis vaksin diberikan dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Karantina Sumatera Barat berharap kegiatan tersebut dapat memperluas jangkauan pelayanan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan dan melakukan pencegahan terhadap penyakit menular, khususnya rabies.







