Berita

Perkuat Transparansi Layanan Haji, Kemenhaj Sumbar Luncurkan Pusat Pengaduan Jemaah

×

Perkuat Transparansi Layanan Haji, Kemenhaj Sumbar Luncurkan Pusat Pengaduan Jemaah

Sebarkan artikel ini
77108a5e 55a3 4eb4 94b6 591cbd3d2955

ZONAPUBLIS – Upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas layanan haji, Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Provinsi Sumatera Barat membuka kanal pengaduan jemaah melalui layanan WhatsApp Center.

Layanan ini diluncurkan sebagai bagian dari inovasi untuk memastikan setiap proses pelayanan jemaah dapat dipantau, dievaluasi, dan ditingkatkan secara berkelanjutan, baik di embarkasi Padang maupun selama pelaksanaan ibadah di Arab Saudi.

Kepala Kanwil Kemenhaj Sumatera Barat, M. Rifki, mengatakan kanal pengaduan ini diluncurkan bekerja sama dengan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat, Adel Wahidi sebagai bentuk penguatan pengawasan layanan publik.

“Melalui WhatsApp Center ini, jemaah dapat menyampaikan berbagai kendala yang dialami selama proses penyelenggaraan ibadah haji bagi jemaah Sumbar,” ujar Rifki, Kamis (23/4) disela-sela layanan jemaah.

Baca Juga  Kloter 14 Resmi Berangkat, Operasional Pemberangkatan Haji Embarkasi Padang 2026 Berakhir

Ia menjelaskan, jemaah dapat melaporkan berbagai persoalan layanan, mulai dari proses penyelenggaraan haji pendaftaran, istithaah, proses pelunasan, pemvisaan, keberangkatan, selama di Arab Saudi hingga kembali ke tanah air.

Artinya jelas Rifki, setiap proses perhajian, bisa saja mengalami kendala atau kurang pemahaman dari masyarakat terhadap berbagai regulasi, maka masyarakat bisa menggunakan layanan ini untuk meminta penjelasan dan peningkatan pemahaman,” ulasnya.

“Jika ada layanan yang tidak sesuai atau ada kendala lainnya tentang fasilitas, jemaah Embarkasi Padang dapat langsung menyampaikan melalui kanal ini,” katanya.

Selain sebagai media pengaduan, layanan ini juga membuka ruang bagi jemaah untuk memberikan apresiasi serta masukan terhadap kualitas pelayanan yang diterima.

Baca Juga  Kabar Duka dari Tanah Suci, Satu Jemaah PDG 04 Wafat di Madinah

“Masukan dari jemaah menjadi bahan evaluasi untuk terus melakukan inovasi dan meningkatkan layanan ke depan,” ujarnya lagi.

Rifki menegaskan, seluruh laporan yang masuk akan direkap dan ditindaklanjuti sebagai bagian dari perbaikan sistem pelayanan haji.

“Setiap pengaduan akan kami respons dan carikan solusinya untuk meningkatkan kualitas layanan,” katanya.

Menurutnya, kehadiran kanal ini juga bertujuan memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan jemaah, sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan.

“Dengan sistem ini, respons terhadap kebutuhan jemaah dapat dilakukan lebih cepat dan terukur,” jelasnya.

Lebih jauh, Rifki menyebutkan layanan pengaduan ini dapat dimanfaatkan sejak jemaah terdaftar hingga pelaksanaan ibadah haji berlangsung.

Baca Juga  Ronny J Suhatril Maju Ketua Umum IKA FHUA 2026–2030, Berikut Profilnya

“Ini bagian dari upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat dan memastikan setiap kebutuhan jemaah dapat terlayani dengan baik,” ujarnya.

Layanan pengaduan dan IKM berbasis WhatsApp Center ini dapat diakses melalui nomor 08217033864.

Inovasi layanan pengaduan ini juga mendapat apresiasi dari Gubernur Sumbar Mahyeldi. Hal ini diungkapkan saat melepas kloter 1 Embarkasi Padang.

“Layanan ini menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya.

Komitmen peningkatan layanan terus diperkuat untuk memastikan jemaah dapat beribadah dengan nyaman, terutama bagi lansia, perempuan, dan jemaah berkebutuhan khusus.