ZONAPUBLIS- Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) meningkatkan alokasi penyaluran Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Sumatera Barat hingga 19,5 persen dibandingkan kondisi normal.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran pasokan energi bagi masyarakat selama masa Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri 2026.
Penambahan alokasi tersebut merupakan hasil koordinasi antara Pertamina dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Barat sebagai bentuk komitmen dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan peningkatan penyaluran ini merupakan langkah antisipatif terhadap lonjakan konsumsi LPG.
“Kami memastikan pasokan LPG di wilayah Sumatera Barat dalam kondisi aman. Pertamina juga telah menyiapkan penambahan alokasi dari kondisi normal guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri,” ujarnya.
Untuk menjaga kelancaran distribusi, SPPBE dan agen LPG 3 kg tetap beroperasi, termasuk pada hari Minggu dan hari libur nasional. Hal ini dilakukan agar masyarakat tetap dapat memperoleh LPG dengan mudah.
Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto, menegaskan bahwa pemerintah daerah turut melakukan pengawasan distribusi agar tepat sasaran.
“Kami mengimbau masyarakat menggunakan energi secara bijak, termasuk beralih ke Bright Gas bagi masyarakat yang tidak berhak menggunakan LPG 3 kg. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Pertamina terus memastikan ketersediaan energi tetap terjaga,” katanya.
Pertamina bersama pemerintah daerah akan terus melakukan koordinasi dan pemantauan guna memastikan distribusi LPG berjalan lancar serta kebutuhan energi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri terpenuhi dengan baik.














