ZONAPUBLIS – Semen Padang FC akan langsung mendapat ujian berat saat membuka perjalanan mereka di Pegadaian Championship Liga 2 musim 2026/2027. Kabau Sirah harus menjalani laga tandang dengan menghadapi Persiraja Banda Aceh di Stadion H Dimurthala, Minggu (13/9/2026) malam.
Meski bermain di kandang lawan, Semen Padang FC memasang target tinggi. Tim asal Sumatera Barat tersebut bertekad membawa pulang tiga poin dari pertandingan pembuka kompetisi.
Manajer Semen Padang FC, Braditi Moulevey, menyebut tim akan bertolak menuju Aceh pada Jumat (11/9/2026). Perjalanan tersebut menjadi bagian dari persiapan akhir sebelum menjalani pertandingan perdana.
Menurut Moulevey, skuad Semen Padang FC telah mendapatkan waktu persiapan yang cukup panjang. Tim pelatih dan manajemen telah memberikan program latihan selama lebih dari dua bulan sebagai bekal menghadapi kompetisi musim ini.
“Dan tentunya, kami dari jajaran Manajemen dan Kepelatihan sudah cukup memberikan waktu dua bulan lebih untuk berlatih dan tentunya kita berharap pada laga perdana ini kita bisa membawa pulang tiga poin,” katanya, Kamis (10/9/2026) malam.
Hasil dari persiapan tersebut akan mulai terlihat ketika Semen Padang FC menghadapi Persiraja. Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada Minggu malam pukul 20.30 WIB di Stadion H Dimurthala.
Salah satu hal yang harus diperhitungkan tim sebelum berangkat adalah menentukan pemain yang masuk dalam daftar pertandingan. Semen Padang FC saat ini memiliki 35 pemain, tetapi regulasi kompetisi membatasi jumlah pemain yang dapat dibawa dalam satu pertandingan.
“Dengan total jumlah pemain sebanyak 35 orang, tentunya dengan aturan yang ditetapkan oleh Liga, kita hanya bisa bawa 24 orang pemain,” ujar Moulevey.
Pemain yang tidak masuk dalam rombongan ke Aceh tetap akan menjalani aktivitas bersama tim. Mereka tetap mengikuti program latihan yang telah disusun jajaran pelatih sehingga kondisi dan kesiapan seluruh pemain tetap terjaga.
“Pemain yang tidak ikut tentu masih mengikuti program-program latihan yang disiapkan oleh pelatih,” ucapnya.
Selain persiapan teknis, perjalanan ke Aceh juga diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan di dalam tubuh Semen Padang FC. Manajemen berharap seluruh unsur yang terlibat, mulai dari pelatih, pemain, manajemen, stakeholder hingga suporter, dapat memberikan dukungan menjelang dimulainya kompetisi.
“Besok pagi kami akan berangkat dan tentunya kita berharap dengan semangat kebersamaan dari seluruh pihak, baik dari kepelatihan dan manajemen, stakeholder serta juga suporter,” katanya.
Dukungan tersebut dinilai penting mengingat laga pertama harus dijalani Semen Padang FC di markas lawan. Para pemain diharapkan mampu menjaga konsentrasi, tetapi tetap tampil tanpa beban berlebihan.
Moulevey berharap anak asuhnya dapat menikmati pertandingan dan menunjukkan permainan terbaik ketika menghadapi Persiraja Banda Aceh. Ia juga menginginkan pemain tampil berani serta tidak kehilangan fokus sepanjang pertandingan.
“Kita mengharapkan dukungannya semoga tim ini bisa bermain bagus, lepas dan enjoy menikmati permainan,” katanya.
Semen Padang FC pun tidak menyembunyikan ambisinya untuk mengawali musim dengan hasil positif. Kemenangan di pertandingan pertama diharapkan dapat menjadi modal penting bagi Kabau Sirah untuk menjalani pertandingan-pertandingan berikutnya.
“Kita sama-sama mendoakan dan berharap semoga pemain bisa bermain dengan baik serta mencuri tiga poin di kandang Persiraja Banda Aceh,” ungkapnya.
Meski demikian, Moulevey meminta seluruh pemain tetap mewaspadai Persiraja. Status laga pembuka dan keuntungan bermain di kandang membuat Semen Padang FC tidak boleh lengah sedikit pun.
Ia menegaskan bahwa tim harus tetap menghormati kekuatan lawan dan menjaga fokus sejak pertandingan dimulai. Semangat serta kerja keras pemain juga menjadi kunci agar target membawa pulang poin penuh dari Aceh dapat diwujudkan.
“Kita tahu, kita tidak ingin menganggap remeh lawan, selalu fokus, kami berharap semoga pemain bermain semangat dan spartan, karena ini menjadi modal awal di awal-awal musim ini,” pungkas Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) tersebut. (*)














