ZONAPUBLIS – Meski bursa transfer paruh musim Super League belum resmi dibuka, sejumlah klub mulai bergerak cepat untuk memperkuat komposisi skuad.
Tidak hanya tim papan atas, klub-klub yang masih berkutat di papan bawah dan zona degradasi juga bersiap melakukan perombakan demi memperbaiki performa.
Bursa transfer paruh musim dijadwalkan dibuka pada Januari 2026. Namun, persiapan perekrutan pemain sudah dilakukan sejak dini oleh hampir seluruh kontestan Super League, terutama bagi tim yang tampil kurang maksimal di putaran pertama.
Di antara klub papan bawah, Semen Padang FC tercatat sebagai tim yang paling agresif dalam mendatangkan amunisi baru.
Sepanjang Desember 2025, manajemen Kabau Sirah telah mengumumkan kedatangan sejumlah pemain anyar sekaligus melepas beberapa nama dari skuad lama.
Hingga saat ini, Semen Padang FC sudah memperkenalkan empat pemain baru, terdiri dari tiga pemain asing dan satu pemain lokal.
Tiga legiun asing tersebut adalah gelandang Kianz Froese asal Kanada, bek Ravy Tsouka dari Kongo, serta gelandang bertahan Boubakary Diarra yang berasal dari Mali.
Nama Boubakary Diarra bukan sosok asing bagi penggemar sepak bola Indonesia. Pada musim sebelumnya, ia sempat memperkuat PSIS Semarang saat masih berlaga di Liga 1, sehingga diharapkan mampu memberi dampak instan bagi lini tengah Semen Padang.
Sementara itu, satu pemain lokal yang resmi bergabung adalah Asyraq Gufron. Kehadirannya diharapkan menambah kedalaman skuad dan menjadi opsi baru bagi pelatih dalam menghadapi sisa kompetisi musim ini.
Langkah cepat Semen Padang FC menunjukkan keseriusan klub dalam upaya keluar dari tekanan papan bawah dan memperbaiki posisi di klasemen Super League pada paruh musim mendatang. (*)














