BeritaPeristiwa

Gempa M5,5 Guncang Halmahera Tengah, 15 Rumah dan Fasilitas Kesehatan Rusak

×

Gempa M5,5 Guncang Halmahera Tengah, 15 Rumah dan Fasilitas Kesehatan Rusak

Sebarkan artikel ini
IMG 20260904 WA0000

ZONAPUBLIS- Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,5 mengguncang wilayah Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 15.22 WIB. Gempa tersebut menyebabkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan.

Berdasarkan hasil kaji cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Tengah, sekitar 15 kepala keluarga (KK) terdampak akibat kejadian tersebut.

Sementara itu, pendataan sementara mencatat sebanyak 15 unit rumah mengalami rusak ringan. Selain itu, satu unit fasilitas kesehatan juga dilaporkan mengalami kerusakan ringan.

Data tersebut masih bersifat sementara dan dalam proses verifikasi serta asesmen lapangan untuk memastikan jumlah kerusakan maupun dampak lainnya.

Baca Juga  Penjuru FC kalahkan Tuan Rumah di Turnamen Karel Cup 1

Sejak gempa terjadi, BPBD Kabupaten Halmahera Tengah terus melakukan pemantauan kondisi wilayah dan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan serta kepala desa di Kecamatan Patani dan Patani Utara.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD juga telah diterjunkan untuk melakukan asesmen terhadap dampak gempa sekaligus memantau perkembangan situasi di lapangan. Perkembangan penanganan selanjutnya dilaporkan secara berkala kepada Bupati Halmahera Tengah.

Hingga Rabu (2/9), kondisi masyarakat secara umum masih dalam pemantauan petugas. Pemerintah daerah bersama unsur terkait terus melakukan pendataan dan verifikasi untuk memastikan kondisi bangunan serta kebutuhan warga terdampak.

Baca Juga  Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Nias Barat, Berpusat di Laut

Masyarakat diimbau tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Warga juga diminta tidak menempati bangunan yang mengalami kerusakan sebelum dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

Berdasarkan informasi awal, pusat gempa berada sekitar 65 kilometer tenggara Halmahera Tengah, 84 kilometer tenggara Maba, dan 116 kilometer tenggara Weda.

Gempa berpusat di laut pada koordinat 0,26 derajat Lintang Utara dan 128,92 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer.

Guncangan dirasakan lemah hingga sedang oleh masyarakat di Kecamatan Patani dan Patani Utara. Berdasarkan parameter gempa, kejadian tersebut tidak berpotensi tsunami.

Baca Juga  Satpol PP Padang Perketat Pengawasan Muda-Mudi di Malam Hari

BNPB mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan pemerintah daerah.

Warga yang rumahnya mengalami kerusakan diminta sementara menghindari bagian bangunan yang retak atau berpotensi roboh. Masyarakat juga diharapkan memastikan jalur keluar rumah tidak terhalang, menyiapkan langkah evakuasi mandiri, serta mengamankan dokumen penting dan kebutuhan dasar keluarga.