ZONAPUBLIS– Warga Kampung Guo, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, diliputi kecemasan akibat debit air sungai yang sering meningkat, terutama saat hujan deras. Kondisi ini semakin mengkhawatirkan setelah banjir bandang yang melanda kawasan tersebut, menyebabkan pinggiran aliran sungai melebar dan tanah di sekitarnya menjadi rapuh.
Berdasarkan pantauan di lapangan, arus sungai yang deras telah mengikis bantaran sungai secara signifikan. Akibatnya, sebagian badan jalan kampung yang berada tepat di pinggiran sungai mengalami kerusakan dan rawan amblas. Jalan tersebut merupakan akses utama warga Kampung Guo untuk beraktivitas sehari-hari.
Sejumlah warga mengungkapkan kekhawatiran jika kondisi ini terus dibiarkan. Mereka menilai, setiap kali hujan turun dengan intensitas tinggi, air sungai kembali meluap hingga ke badan jalan dan masuk ke permukiman warga di sekitar aliran sungai.
“Kami takut kalau hujan besar, jalan ini bisa putus. Sekarang saja tanahnya sudah rapuh dan terus terkikis,” ujar Iren salah seorang warga Kampung Guo.
Selain mengancam akses jalan, kondisi bantaran sungai yang semakin melebar juga meningkatkan risiko keselamatan bagi warga, terutama anak-anak. Warga berharap adanya perhatian dan penanganan serius dari pemerintah daerah maupun pihak terkait untuk memperkuat bantaran sungai dan memperbaiki jalan yang rusak.
Pasca banjir bandang, masyarakat Kampung Guo masih berupaya bangkit dari dampak bencana. Mereka berharap upaya normalisasi sungai dan perbaikan infrastruktur dapat segera dilakukan guna mencegah kerusakan yang lebih parah serta menjamin keamanan warga.







