BeritaBreaking News

Polsek Pangkalan Tertibkan Pemuda Diduga Pungli di Jalur Sumbar-Riau

×

Polsek Pangkalan Tertibkan Pemuda Diduga Pungli di Jalur Sumbar-Riau

Sebarkan artikel ini
IMG 5152

ZONAPUBLIS – Personel Polsek Pangkalan, Resor Lima Puluh Kota, menggelar patroli penertiban di sepanjang Jalan Lintas Sumatra Barat–Riau, Minggu (16/8/2025) malam. Langkah ini diambil menyusul laporan masyarakat yang viral di media sosial terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang memicu kemacetan arus lalu lintas.

Patroli yang berlangsung pukul 23.00 hingga 00.30 WIB tersebut dipimpin oleh Kepala SPK “A” Polsek Pangkalan, Bripka Musteti Harjono, beserta jajaran personel Unit Intelkam, Reskrim, dan Lantas.

Petugas mendatangi sejumlah titik rawan, di antaranya kawasan batas provinsi di Jorong Pasar Buyuh (Nagari Tanjung Pauh) yang sedang dalam perbaikan rigid beton, serta lokasi pemasangan box culvert. Di lokasi tersebut, para pemuda kedapatan mengatur buka-tutup arus lalu lintas sembari meminta sumbangan sukarela menggunakan ember dan kardus.

Baca Juga  Momen Nataru, Harga Telur Ayam Rp65.000,-/ Tikar

“Petugas memberikan arahan kepada para pemuda agar tidak memaksa pengendara dan tidak memperlambat laju kendaraan saat mengatur arus lalu lintas,” ujar pihak kepolisian dalam keterangannya.

Selain itu, penertiban juga dilakukan di Jorong Panang (Nagari Tanjung Balik) dan Jorong Pasar Manggilang (Nagari Manggilang). Di lokasi yang perbaikan jalannya telah rampung ini, petugas meminta para pemuda untuk membubarkan diri dan mengamankan peralatan yang digunakan.

Kapolsek Pangkalan menyatakan, patroli preventif ini bertujuan menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus lalu lintas, terutama di tengah peningkatan volume kendaraan pada momen libur nasional. Kepadatan arus sendiri turut dipengaruhi oleh aktivitas perbaikan infrastruktur jalan.

Baca Juga  Dugaan Pungli di Wisata Pohon Seribu, Polisi Amankan Dua Pemuda di Pasaman Barat

Melalui penertiban ini, kepolisian berharap aktivitas pungutan liar yang meresahkan pengguna jalan dapat dicegah sehingga arus lalu lintas kembali lancar. Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berjalan dalam situasi aman, tertib, dan terkendali.