ZONAPUBLIS — Semen Padang FC resmi menunjuk Yeyen Tumena sebagai Direktur Teknik (Dirtek) yang baru. Penunjukan ini diputuskan melalui rapat bersama manajemen, komisaris, penasehat klub, dan tim pelatih sebagai langkah strategis untuk membenahi performa tim yang tengah merosot pada kompetisi musim ini.
CEO Semen Padang FC, Hermawan Ardiyanto, menyebut kebutuhan sosok direktur teknik sudah sangat mendesak.
Dari sejumlah nama yang masuk dalam pembahasan, Yeyen dianggap paling sesuai.
“Sesuai hasil rapat, kita membutuhkan direktur teknik untuk tim. Kita menilai Coach Yeyen adalah sosok yang tepat untuk mengisi posisi tersebut sebagai penghubung antara manajemen dengan pelatih,” ujar Hermawan.
Ia menambahkan bahwa pengalaman panjang Yeyen Tumena baik di level klub maupun tim nasional diharapkan mampu membawa energi baru bagi Kabau Sirah.
“Dengan semua pengalaman yang beliau miliki, kita berharap ‘pulang kampuang’ Coach Yeyen bisa membawa perubahan dan mengangkat kembali performa tim,” tambahnya.
Komisaris KSSP, Braditi Moulevey, juga menyambut positif kehadiran Yeyen. Menurutnya, penunjukan tersebut merupakan bagian dari perubahan besar yang tengah dibangun klub.
“Mendatangkan Yeyen Tumena adalah langkah perubahan sesuai hasil rapat dengan penasehat, manajemen, dan tim pelatih. Kami yakin beliau memberi dampak positif ke depan,” ujarnya.
Braditi menegaskan bahwa peran direktur teknik sangat penting sebagai penghubung dan penyusun arah pengembangan tim.
“Sebagai dirtek, ia akan menjadi teman diskusi pelatih dan jajaran, serta memberi masukan dan perencanaan kepada BOD dan BOC. Dengan pengalaman panjangnya, kami optimistis akan terjadi peningkatan signifikan,” katanya.
Yeyen Tumena: Momen Pulang Kampung dengan Tanggung Jawab Besar
Yeyen Tumena menyambut antusias kesempatan kembali memperkuat Semen Padang FC dalam kapasitas baru. Setelah lebih dari dua dekade berkarier di luar Sumatera Barat, ia menyebut momen ini sebagai panggilan hati.
“Saya senang bisa kembali. Mungkin ini waktunya membantu tim kampung halaman yang pernah membesarkan saya,” kata Yeyen.
Ia mengakui bahwa penasehat klub, Andre Rosiade, menjadi sosok yang paling serius memintanya bergabung, meski ada beberapa klub lain yang menghubunginya.
“Selain itu, saya juga bisa lebih dekat dengan Mama yang sudah sendirian sejak Papa meninggal dua tahun lalu,” ujarnya.
Menurut Yeyen, tugas direktur teknik jauh lebih besar dibanding pelatih kepala. Ia memastikan sudah menyiapkan langkah-langkah strategis sesuai arahan manajemen untuk membangun kembali fondasi tim.
Harapan Baru untuk Kebangkitan Semen Padang FC
Manajemen menilai kehadiran Yeyen Tumena akan menjadi energi baru di tubuh Kabau Sirah. Kolaborasi antara direktur teknik, tim pelatih, serta manajemen diharapkan mampu membawa Semen Padang FC kembali bersaing di papan atas kompetisi nasional.
Dengan jabatan baru ini, Yeyen diharapkan mampu membangun struktur pembinaan, memperbaiki sistem permainan, serta mengembalikan identitas kuat Semen Padang FC sebagai klub kebanggaan Sumatera Barat.














