ZONAPUBLIS – Keberangkatan dua calon jemaah haji asal Kota Padang yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Padang harus ditunda. Penundaan ini dilakukan karena adanya kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Haji Kota Padang, Zulfahmi, saat ditemui di Asrama Haji Padang, Kamis (23/4/2026). Ia menjelaskan bahwa salah satu jemaah mengalami gangguan kesehatan, sementara satu orang lainnya merupakan pendamping yang tidak dapat dipisahkan.
Menurutnya, keputusan penundaan diambil demi memastikan keselamatan dan kesiapan jemaah sebelum berangkat menjalankan ibadah haji.
“Keberangkatan keduanya akan dijadwalkan ulang pada kloter berikutnya. Satu jemaah dalam kondisi sakit, dan satu lagi merupakan pendampingnya,” jelasnya.
Zulfahmi menambahkan, penundaan ini bukan berarti pembatalan. Kedua jemaah tetap akan diberangkatkan setelah kondisi kesehatan dinyatakan membaik dan memenuhi syarat untuk melakukan perjalanan jauh.
Pada kloter pertama Embarkasi Padang, jumlah jemaah yang semula dijadwalkan berangkat mencapai ratusan orang. Namun, dengan adanya penundaan tersebut, total jemaah yang diberangkatkan mengalami sedikit pengurangan.
Secara keseluruhan, Embarkasi Padang tahun ini dijadwalkan memberangkatkan belasan kloter jemaah haji dengan jumlah ribuan orang yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Barat.
Pihak penyelenggara memastikan proses keberangkatan tetap berjalan sesuai rencana. Sementara itu, jemaah yang mengalami penundaan akan kembali dijadwalkan berangkat setelah dinyatakan dalam kondisi sehat dan siap untuk menunaikan ibadah haji. (*)







