ZONAPUBLIS – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai mempersiapkan skuad yang akan berlaga di Piala AFF 2026. Sebanyak 46 pemain dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Bali sebagai bagian dari proses seleksi menuju pembentukan tim terbaik.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengatakan daftar pemain tersebut merupakan hasil pemantauan tim pelatih dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, Herdman bersama stafnya telah menyusun sekitar 50 nama dari hasil pemantauan berbagai kompetisi sebelum akhirnya mengerucut menjadi 46 pemain.
Pemusatan latihan dijadwalkan berlangsung selama satu bulan dan dimulai pada 5 Juli 2026. Seluruh pemain yang dipanggil akan menjalani serangkaian latihan serta evaluasi sebelum pelatih menentukan komposisi akhir skuad.
Menurut Sumardji, proses seleksi akan dilakukan secara bertahap. Para pemain akan dibagi ke dalam dua gelombang latihan sehingga seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Pada tahap pertama, sekitar 26 pemain akan lebih dahulu mengikuti latihan di Bali. Setelah menjalani evaluasi, tim pelatih akan kembali melakukan penyaringan sebelum memasuki tahap berikutnya.
Dari keseluruhan proses tersebut, John Herdman nantinya akan menetapkan sekitar 25 hingga 26 pemain yang akan memperkuat Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2026.
Sumardji menjelaskan bahwa keputusan akhir tidak hanya didasarkan pada kemampuan teknis pemain. Tim pelatih juga akan menilai kondisi fisik, kesiapan mental, disiplin, serta perkembangan masing-masing pemain selama mengikuti pemusatan latihan.
BTN, lanjut Sumardji, telah menyiapkan seluruh kebutuhan selama TC berlangsung agar para pemain dapat berlatih dengan nyaman. Fasilitas latihan, akomodasi, hingga sarana pendukung lainnya telah dipersiapkan untuk menunjang program yang dirancang tim pelatih.
Mayoritas pemain yang dipanggil berasal dari klub-klub peserta Super League Indonesia. Sementara itu, sejumlah pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri masih menunggu izin dari klub masing-masing sebelum bisa bergabung.
Kondisi tersebut terjadi karena Piala AFF 2026 tidak termasuk dalam kalender pertandingan resmi FIFA. Dengan demikian, klub memiliki hak untuk tidak melepas pemainnya selama turnamen berlangsung.
Meski begitu, Herdman tetap memasukkan beberapa nama pemain diaspora ke dalam daftar pantauan. Apabila klub mereka memberikan izin, para pemain tersebut berpeluang bergabung dan bersaing memperebutkan tempat di skuad final Timnas Indonesia.
Dengan ketatnya proses seleksi, persaingan memperebutkan satu tempat di skuad Garuda diperkirakan akan berlangsung sengit. Seluruh pemain dituntut tampil maksimal selama pemusatan latihan jika ingin mendapat kepercayaan membela Timnas Indonesia pada Piala AFF 2026.
(red)














