Berita

Akses Terputus Pascagalodo di Sungai Batang Pulih, Jembatan Darurat Kini Bisa Dilintasi

×

Akses Terputus Pascagalodo di Sungai Batang Pulih, Jembatan Darurat Kini Bisa Dilintasi

Sebarkan artikel ini
IMG 20251216 WA0117

ZONAPUBLIS – Warga di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, akhirnya kembali menikmati akses penghubung antarjorong yang sempat terputus akibat bencana banjir bandang.

Jembatan darurat di Sungai Batang Musang yang menghubungkan Jorong Bancah, Nagari Maninjau, dengan Jorong Nagari, Nagari Sungai Batang, kini sudah dapat dilalui kendaraan.

Jembatan tersebut mulai difungsikan pada Senin (15/12/2025), setelah dibangun secara swadaya oleh masyarakat setempat dengan dukungan personel TNI. Keberadaan jembatan ini menjadi solusi sementara atas terputusnya jalur vital akibat galodo yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Satpol PP Padang PTDH Lima PPPK, Mangkir Kerja dalam Waktu Lama

Untuk membangun akses darurat ini, warga memanfaatkan material seadanya berupa batang kelapa yang disusun dan diperkuat secara sederhana.

Meski bersifat sementara, jembatan ini mampu dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dan sangat membantu kelancaran aktivitas warga.

Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Rizki, mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan darurat tersebut merupakan hasil kerja keras dan kebersamaan warga dari dua nagari.

“Alhamdulillah, berkat gotong royong masyarakat dan bantuan TNI, jembatan ini sudah bisa digunakan kembali. Walaupun masih darurat, keberadaannya sangat penting karena sebelumnya akses warga benar-benar terputus,” ujarnya.

Baca Juga  Jaga Marwah Institusi, Polda Sumbar Tegaskan Larangan Hidup Mewah bagi Personel di Media Sosial

Pulihnya jalur penghubung ini juga mendapat perhatian dari pemerintah daerah dan pusat. Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, bersama Deputi Infrastruktur Dasar Sumber Daya Alam dan Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Rahmad Kaimuddin, turun langsung meninjau kondisi jembatan darurat tersebut pada Senin siang.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan keamanan jembatan serta mengidentifikasi kebutuhan pembangunan jembatan permanen sebagai solusi jangka panjang pascabencana.

“Kami mengapresiasi respons cepat masyarakat dan TNI dalam membangun jembatan darurat ini. Kehadiran pemerintah pusat hari ini menjadi bentuk komitmen untuk mendukung pemulihan infrastruktur di Agam,” kata Muhammad Iqbal di lokasi.

Baca Juga  Polda Sumbar Gagalkan Peredaran 6,4 Kg Sabu Sepanjang Februari 2026

Dibukanya kembali akses ini membawa dampak positif bagi kehidupan warga, terutama untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, serta layanan kesehatan. Pemerintah daerah memastikan akan segera mengusulkan pembangunan jembatan permanen agar konektivitas antarwilayah dapat terjaga secara berkelanjutan.

Meski sudah bisa dilalui, masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas, mengingat jembatan tersebut masih bersifat sementara dan memiliki keterbatasan struktur.