ZONAPUBLIS- Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) meningkatkan upaya penanganan bencana di Sumatera Barat dengan mengerahkan tiga unit helikopter untuk mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah yang terdampak parah, khususnya di Kabupaten Agam.
Pengiriman bantuan melalui jalur udara dilakukan pada Kamis siang, mengingat beberapa akses darat masih sulit dilalui akibat banjir bandang dan longsor. Dengan moda udara, distribusi logistik dapat menjangkau lokasi-lokasi yang terisolasi dan membutuhkan suplai darurat dengan segera.
Helikopter yang dikerahkan ini ditempatkan di Lanud Sutan Sjahrir Padang, sebagai pusat koordinasi penerbangan bantuan dan evakuasi. Dari titik ini, tim Basarnas mengatur pengiriman logistik sekaligus mempersiapkan proses evakuasi warga yang membutuhkan perawatan medis.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi mempercepat bantuan ke masyarakat yang terdampak langsung bencana.
“Penyaluran bantuan melalui udara dilakukan agar distribusi logistik bisa cepat sampai ke lokasi bencana, terutama di titik yang akses daratnya sulit. Seluruh bantuan ini langsung kami salurkan kepada korban terdampak,” ujar Abdul Malik.
Selain menyalurkan bantuan, helikopter Basarnas ini juga disiagakan untuk evakuasi warga yang sakit atau membutuhkan penanganan khusus, mengingat kondisi di lapangan masih dinamis dan membutuhkan respon cepat.
Dengan pengerahan tiga helikopter ini, Basarnas berharap distribusi bantuan dapat berlangsung lebih efektif dan cepat, sehingga mampu memenuhi kebutuhan mendesak warga di daerah terdampak bencana di Sumatera Barat.














