Kesehatan

Berat Badan Naik Usai Liburan? Yuk, Coba Intermittent Fasting!

×

Berat Badan Naik Usai Liburan? Yuk, Coba Intermittent Fasting!

Sebarkan artikel ini
43bfa53c c587 4ef7 acce c98fc7136f08

ZONAPUBLIS – Liburan akhir tahun memang identik dengan momen bersantai, kulineran, dan wisata. Tapi tak jarang, kebiasaan ini meninggalkan “oleh-oleh” berupa kenaikan berat badan.

Nah, bagi kamu yang ingin kembali ke pola hidup sehat tanpa harus menyiksa diri, intermittent fasting (IF) bisa menjadi pilihan yang menarik.

Intermittent fasting adalah pola makan yang mengatur kapan waktu makan dan kapan waktu puasa dalam sehari atau seminggu.

Bukan soal membatasi jenis makanan, tapi lebih ke timing makan yang terstruktur. Beberapa metode populer antara lain:

Baca Juga  Edukasi Gizi Digencarkan di Agam, Aisyiyah dan YAICI Soroti Bahaya Kental Manis untuk Anak Pascabencana

1. 16:8 yaitu puasa 16 jam, makan dalam jendela 8 jam (misalnya makan dari jam 12 siang hingga 8 malam).

2. 5:2 yaitu makan normal 5 hari, dan membatasi kalori (sekitar 500–600 kalori) selama 2 hari non-berurutan.

3. Eat-Stop-Eat yaitu puasa penuh selama 24 jam, 1–2 kali seminggu.

Setelah masa liburan yang penuh dengan makanan tinggi kalori dan aktivitas fisik yang minim, tubuh cenderung menyimpan lebih banyak lemak.

IF membantu mengaktifkan kembali metabolisme yang melambat, meningkatkan pembakaran lemak, mengontrol nafsu makan, serta menurunkan kadar gula darah dan kolesterol.

Baca Juga  Rutan Padang Panjang Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi WBP dan Petugas

Bagi pemula, penting untuk memulai secara bertahap, misalnya dengan metode 14:10 atau 16:8 yang lebih ringan. Selain itu, tetaplah menjaga asupan bergizi seimbang, menghindari makan berlebihan saat jendela makan, serta memastikan tubuh tetap terhidrasi.

Intermittent fasting bukan sekadar tren, melainkan bisa menjadi gaya hidup sehat yang berkelanjutan, terutama setelah liburan yang penuh godaan.

Dengan pendekatan yang tepat, IF dapat membantu tubuh kembali bugar dan seimbang di awal tahun. Jadi, bagi yang ingin memulai tahun baru dengan tubuh lebih sehat, IF bisa menjadi pilihan yang layak dicoba.

Baca Juga  Berapa Jam Waktu Tidur Ideal? Simak Penjelasan Berdasarkan Kelompok Usia