ZONAPUBLIS – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang mengerahkan tim rescuer untuk mengevakuasi delapan remaja yang terjebak luapan air (air bah) di kawasan Air Terjun Sungai Bangek, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Senin (16/2/2026) sore.
Peristiwa bermula saat rombongan remaja tersebut mandi-mandi di lokasi sejak pukul 12.00 WIB. Namun, cuaca ekstrem menyebabkan debit air meningkat drastis secara tiba-tiba, sehingga memutus akses jalan pulang mereka.
Laporan diterima Basarnas pada pukul 16.55 WIB setelah salah satu korban, Putra Ramadhan (16), berhasil menghubungi petugas. Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengonfirmasi bahwa para korban terpisah di dua titik berbeda.
“Titik pertama 5 orang terjebak di satu sisi seberang sungai, sementara titik kedua 3 orang sempat mencoba turun namun terhalang arus deras, hingga akhirnya berlindung di perbukitan/ladang warga. Kami menerima laporan kondisi itu pada sore hari dan langsung memberangkatkan tim menuju lokasi pada pukul 17.10 WIB,” ujar Abdul Malik.
Berdasarkan data sementara, identitas korban yang terjebak adalah:
- Putra Ramadhan (16)
- Afdhal Zikri (17)
- Ibnu Habib (18)
- Haykal (16)
- Zikri (16)
- Sandi (16)
- Zhafrah (16)
- Putra (16)
Basarnas mengerahkan lima personel dengan perlengkapan mountaineering dan alat evakuasi medis. Meski jarak lokasi hanya 9,1 km dari kantor SAR, proses evakuasi menghadapi kendala hujan deras dan angin kencang.
“Kami berupaya melakukan Quick Action agar seluruh korban bisa dievakuasi dalam keadaan selamat sebelum hari semakin gelap,” tutup Abdul Malik.











