ZONAPUBLIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) Periode II melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan hidroponik bagi masyarakat Nagari Pauah, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, pada Minggu (19/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai teknik bercocok tanam secara hidroponik yaitu budidaya menanam tanaman menggunakan air dan nutrisi sebagai pengganti tanah sebagai solusi pertanian di lahan yang terbatas sekaligus mendukung peningkatan ekonomi kreatif masyarakat Nagari Pauah, Kabupaten Pasaman.
Nagari Pauah merupakan salah satu pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi di Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman dengan tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan ketersediaan lahan untuk bercocok tanam semakin terbatas.
“Melalui metode hidroponik ini, masyarakat diperkenalkan pada cara bertani yang tidak memerlukan media tanah, melainkan menggunakan air yang telah dicampur nutrisi AB Mix sehingga tetap dapat menghasilkan tanaman yang berkualitas meskipun dilakukan di lahan yang sempit.” Ujar Anita, mahasiswa KKN Pauah Unand sekaligus Mahasiswa Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Andalas.
Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat Nagari Pauah, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Perangkat Nagari, serta Kelompok Tani.
Antusiasme masyarakat terlihat selama sesi penyampaian materi dan praktik yang dipandu langsung oleh mahasiswa KKN Unand.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan berbagai peralatan yang digunakan pada sistem hidroponik, seperti rockwool sebagai media semai, dan nutrisi AB Mix yang menjadi sumber unsur hara bagi tanaman. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik penyemaian benih kangkung menggunakan media rockwool.
Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini mahasiswa KKN Universitas Andalas berharap masyarakat Nagari Pauah dapat memahami dasar-dasar budidaya hidroponik dan mulai menerapkannya sebagai alternatif bercocok tanam yang praktis, efisien, serta berpotensi meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat di Pauah, Lubuk Sikaping. (*)














