Berita

Hujan Ekstrem Guyur Padang, Tanggul Sementara di Batang Guo dan Batang Kuranji Jebol

×

Hujan Ekstrem Guyur Padang, Tanggul Sementara di Batang Guo dan Batang Kuranji Jebol

Sebarkan artikel ini
da2685eb fa52 483a 8cb4 fec808cfea8e

ZONAPUBLIS – Hujan dengan intensitas ekstrem yang mengguyur Kota Padang sejak Kamis (21/5) sore hingga malam mengakibatkan aliran Sungai Batang Guo dan Batang Kuranji kembali meluap. Akibatnya, sejumlah pemukiman warga terendam banjir dan sejumlah bendungan atau tanggul (dam) sementara yang baru dibangun dilaporkan jebol.

Merespons kondisi tersebut, Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Evi Yandri Rajo Budiman, langsung meninjau lokasi terdampak pada Kamis malam. Kawasan tersebut diketahui merupakan daerah pemilihan (dapil) sekaligus kampung halaman legislator tersebut.

Baca Juga  Sungai Batang Kuranji Meluap, Area Pemakaman Tunggul Hitam Terendam

Guna mempercepat penanganan, Evi Yandri kembali menyambangi lokasi banjir pada Jumat (22/5) dengan memboyong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yakni Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sumbar.

Jebolnya tanggul sementara yang dibangun pasca-banjir besar akhir November lalu dinilai memerlukan penanganan darurat. Jika tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan air sungai akan kembali merendam rumah warga saat curah hujan tinggi kembali terjadi.

Dari hasil tinjauan bersama OPD tersebut, pemerintah berencana untuk segera melakukan perbaikan tanggul serta meninggikan konstruksi bendungan di area rawan tersebut.

Baca Juga  Lima Personel Polda Sumbar Lolos Seleksi Pelatihan Kepemimpinan Pengawas 2026

Salah seorang warga setempat, Aulianola, menyampaikan bahwa keberadaan tanggul sebelumnya sangat membantu menahan air sungai masuk ke permukiman saat hujan lebat. Namun, debit air yang sangat besar pada Kamis malam membuat struktur tanggul sementara tidak mampu bertahan.

“Kami berharap bendungan bisa cepat ditinggikan kembali dan struktur tanggulnya diperbanyak serta diperkuat,” ujar Aulianola, Jumat (22/5).

Ia juga menyampaikan apresiasinya atas respons cepat dari pihak DPRD dan dinas terkait yang langsung turun ke lapangan sehari setelah bencana untuk merencanakan perbaikan jangka pendek maupun panjang.

Baca Juga  Cleaning Service Fakultas Kedokteran Ditemukan Meninggal Diduga Bunuh Diri di Hutan Biologi Unand