ZONAPUBLIS- Warga Jati Kampung Pinang, Kelurahan Jati, Kota Padang menunjukkan kreativitas dan kegigihan dalam memenuhi kebutuhan air bersih pasca banjir bandang.

Dengan kondisi pasokan air bersih dari perusahaan daerah yang terputus total, warga bergotong royong mencari alternatif sumber air untuk kebutuhan sehari-hari.
Sejumlah warga turun langsung ke kawasan Sungai Banjir Kanal untuk mencari mata air yang masih layak digunakan. Setelah menemukan titik yang mengeluarkan air jernih, warga menyedotnya menggunakan mesin DAP atau mesin penyedot air, kemudian menyalurkannya ke pemukiman warga.

Air yang berhasil dikumpulkan dimanfaatkan untuk kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK). Sementara itu, untuk kebutuhan konsumsi seperti memasak dan minum, warga masih membeli air galon dari depot air bersih.
Menariknya, air bersih yang ditemukan tidak hanya digunakan oleh warga sekitar lokasi, tetapi juga dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan. Bagi warga yang tinggal lebih jauh, para pemuda setempat dengan sukarela mengantarkan air menggunakan sepeda motor.

Ketua RT sekaligus warga Jati Kampung Pinang, Jon Efendi, mengatakan bahwa inisiatif ini muncul karena kondisi darurat yang dialami masyarakat setelah banjir bandang memutus pasokan air bersih.
“Air PDAM mati total setelah banjir. Jadi kami berinisiatif mencari sumber air sendiri di sungai banjir kanal. Alhamdulillah dapat air yang cukup bersih untuk kebutuhan MCK. Untuk makan dan minum kami tetap beli di depot,” ujar Jon.

Langkah swadaya masyarakat ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga hingga pasokan air bersih dari pemerintah kembali normal.














