Berita

Mobil Grand Max Masuk Jurang di Kelok Sembilan, 7 Penumpang Asal Pekanbaru Selamat

×

Mobil Grand Max Masuk Jurang di Kelok Sembilan, 7 Penumpang Asal Pekanbaru Selamat

Sebarkan artikel ini
80601a3e 68d0 4a2c a513 f4802920ba94

ZONAPUBLIS – Kecelakaan tunggal terjadi di kawasan jalan raya lintas Sumbar-Riau, tepatnya di Kelok Sembilan, Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu, 31 Januari 2026 pagi.

Sebuah mobil minibus jenis Daihatsu Grand Max dengan nomor polisi BM 8359 FX terjatuh ke jurang sedalam puluhan meter setelah pengemudi kehilangan kendali akibat cuaca gerimis dan jalan yang licin.

Kepala Kantor SAR Kelas A Padang Abdul Malik menyebut, informasi kecelakaan tersebut diterima dari anggota dewan, Kris Ladeva, pada pukul 08.21 WIB.

Menanggapi laporan tersebut, tim rescue dari Pos SAR 50 Kota segera dikerahkan menuju lokasi kejadian (LKP).

Baca Juga  90 Persen BTS di Sumbar dan Sumut Sudah Beroperasi Pascabencana, Aceh Masih 30 Persen

Peristiwa bermula sekitar pukul 08.16 WIB saat mobil yang mengangkut tujuh orang penumpang asal Pekanbaru tersebut melaju menuju arah Payakumbuh. Setibanya di lokasi, kondisi jalan yang licin menyebabkan kendaraan hilang kendali dan terperosok ke dalam jurang yang terjal.

“Tim rescue tiba di lokasi pada pukul 08.52 WIB dan langsung melakukan koordinasi dengan unsur gabungan untuk memulai proses evakuasi. Meskipun kondisi jurang cukup dalam dan terjal, seluruh korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat,” ungkapnya.

Tujuh orang korban yang merupakan warga Pekanbaru langsung dilarikan ke RS Adnan WD Payakumbuh dan Puskesmas Tanjung Pati, untuk mendapatkan perawatan intensif.

Baca Juga  Rayakan Kemenangan, Kabid Humas Polda Sumbar Ajak Masyarakat Pererat Silaturahmi

Berikut adalah identitas para korban:

  1. Yuli Mayang Sari (32) – Mengalami patah paha dan tangan kiri (RS Adnan WD)
  2. Ahmat Syahroni (27) – Mengalami luka di kepala, dada, patah tulang punggung, dan kaki kiri (RS Adnan WD)
  3. Alvino (8) – Luka-luka dan cedera bagian kaki (RS Adnan WD)
  4. Mutiara Amanda (21) – Luka di tangan dan kaki (RS Adnan WD)
  5. Septia Rahayu (24) – Luka di tangan dan kaki (RS Adnan WD)
  6. Fairel (10) – Selamat (Puskesmas Tanjung Pati)
  7. Rendi Admi (28) – Selamat (Puskesmas Tanjung Pati)
Baca Juga  BP3MI Sumbar Sosialisasikan Peluang Kerja Luar Negeri kepada Siswa SMKN 2 Padang

Dalam operasi ini, Tim SAR mengerahkan berbagai peralatan khusus mulai dari Rescue Car Compartment, peralatan ekstrikasi, peralatan vertikal, hingga alat medis darurat.

Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi dan dipastikan tidak ada lagi korban tertinggal, Operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup pada pukul 10.19 WIB. Seluruh unsur yang terlibat, termasuk tim gabungan dan masyarakat setempat, kembali ke satuan masing-masing.