BeritaPeristiwa

Mobil Terjun ke Jurang 80 Meter di Sitinjau Lauik, Tim SAR Diterjunkan Lakukan Evakuasi

×

Mobil Terjun ke Jurang 80 Meter di Sitinjau Lauik, Tim SAR Diterjunkan Lakukan Evakuasi

Sebarkan artikel ini
Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di kawasan Panorama Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang,

ZONAPUBLIS – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di kawasan Panorama Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Kamis (2/7/2026) malam. Sebuah mobil dilaporkan terperosok ke dalam jurang dengan kedalaman diperkirakan mencapai 80 meter, mengakibatkan seorang korban terjebak di dalam kendaraan.

Mendapat laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Padang langsung mengerahkan personel penyelamat ke lokasi guna melakukan proses evakuasi.

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengatakan informasi mengenai kecelakaan diterima sekitar pukul 21.55 WIB. Lokasi kejadian berada di ruas Panorama Sitinjau Lauik yang dikenal memiliki medan jalan berliku serta kontur perbukitan yang cukup ekstrem.

Baca Juga  KAI Divre II Sumbar Raih Rekomendasi Sertifikasi Ulang ISO 9001:2015, Perkuat Komitmen Tingkatkan Pelayanan

“Setelah menerima laporan, kami segera mengirimkan enam personel rescue menuju lokasi untuk melaksanakan operasi penyelamatan,” ujar Abdul Malik.

Tim SAR diberangkatkan sekitar pukul 22.13 WIB. Dengan jarak tempuh sekitar 37,8 kilometer melalui jalur darat, perjalanan menuju lokasi diperkirakan memakan waktu kurang lebih satu jam.

Berdasarkan data yang dihimpun, titik kecelakaan berada pada koordinat 0°56’24.95″ LS dan 100°32’3.56″ BT atau sekitar 27,87 kilometer dari Kantor SAR Padang jika diukur melalui garis lurus.

Dalam operasi tersebut, Basarnas membawa sejumlah perlengkapan khusus untuk mendukung proses penyelamatan, di antaranya kendaraan Rescue Car Type 1, alat ekstrikasi, perlengkapan mountaineering, peralatan evakuasi, perlengkapan medis, serta perangkat komunikasi lapangan.

Baca Juga  Tragis! Dua Anak Tewas Tenggelam di Sungai Batang Nareh Padang Pariaman

Meski cuaca di lokasi dilaporkan dalam kondisi cerah dengan kecepatan angin sekitar empat knot, proses evakuasi diperkirakan tidak mudah karena berlangsung pada malam hari.

“Kendala utama yang dihadapi tim adalah jarak pandang yang terbatas akibat minimnya pencahayaan di lokasi kejadian,” jelas Abdul Malik.

Hingga berita ini diturunkan, identitas korban belum dapat dipastikan karena proses pendataan masih berlangsung. Tim SAR bersama unsur terkait masih melakukan upaya penyelamatan untuk mengevakuasi korban yang terjepit di dalam kendaraan.

Basarnas memastikan operasi pencarian dan pertolongan masih terus berlangsung. Informasi lebih lanjut mengenai kondisi korban maupun penyebab kecelakaan akan disampaikan setelah tim di lapangan menyelesaikan proses evakuasi. (red)

Baca Juga  Pemuda Kelurahan Jalan Kereta Api Gelar Turnamen Futsal Karel Cup I, Wadah Olahraga dan Kepedulian Sosial