BeritaEkonomi

Pemprov Sumbar Dorong Percepatan Investasi dan Infrastruktur Strategis Bersama BP BUMN

×

Pemprov Sumbar Dorong Percepatan Investasi dan Infrastruktur Strategis Bersama BP BUMN

Sebarkan artikel ini
FB IMG 1776327812851

ZONAPUBLIS– Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, bersama para bupati dan wali kota se-Sumbar menggelar rapat koordinasi dengan COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, di Kantor BP BUMN, Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Pertemuan ini difokuskan pada percepatan investasi dan penyelesaian pembangunan infrastruktur strategis guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam rapat tersebut, Dony Oskaria menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat sangat dipengaruhi oleh tingkat investasi yang masuk. Ia menilai, hingga saat ini investasi belum optimal mengalir ke sektor-sektor produktif.

“Percepatan investasi diperlukan agar Sumbar tidak tertinggal dalam pertumbuhan ekonomi regional. Saat ini, investasi itu belum optimal masuk ke sektor-sektor produktif,” ujarnya.

Dony menekankan bahwa investasi yang didorong harus bersifat padat karya agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Pemerintah daerah diminta lebih proaktif menciptakan iklim investasi yang kondusif, termasuk melalui hilirisasi, pembukaan akses infrastruktur, serta kepastian ekosistem investasi.

Baca Juga  Pemprov Sumbar Resmikan Silek Tradisi Minangkabau Jadi Ekstrakurikuler Wajib di Sekolah

“Keseriusan terhadap hilirisasi, pembukaan akses infrastruktur, serta kepastian ekosistem investasi menjadi kunci. Jika tidak dilakukan, pertumbuhan ekonomi Sumbar berpotensi stagnan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya memastikan investasi yang masuk memberikan dampak nyata bagi daerah, seperti penyerapan tenaga kerja lokal dan pencatatan badan usaha di Sumbar agar manfaat ekonominya tidak keluar dari daerah.

“Investasi tidak cukup hanya hadir di atas kertas, tetapi harus membuka lapangan kerja, meningkatkan daya beli masyarakat, serta menambah penerimaan daerah,” jelasnya.

Dony menyebut Sumbar memiliki potensi besar di berbagai sektor produktif yang dapat ditawarkan kepada investor, seperti hilirisasi kelapa dan gambir, akuisisi pabrik kelapa, pengembangan kawasan kuliner tematik, pariwisata, hingga dukungan terhadap proyek infrastruktur strategis.

Baca Juga  Banyak Perusahaan Diduga Bayar Gaji di Bawah UMP, Buruh Geruduk Kantor Disnaker Padang

Di sektor infrastruktur, ia mendorong percepatan pembangunan proyek strategis nasional di Sumbar, mengingat ketersediaan infrastruktur menjadi faktor penting dalam menarik investasi.

Sementara itu, Gubernur Mahyeldi Ansharullah menyampaikan harapan dukungan dari Danantara dan BP BUMN untuk mempercepat realisasi investasi serta pembangunan infrastruktur strategis di daerahnya.

Mahyeldi menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi telah memetakan berbagai potensi dan menetapkan prioritas pembangunan, baik yang sudah berjalan maupun yang masih dalam tahap perencanaan.

Beberapa program yang telah berprogres di antaranya pengembangan energi panas bumi, pembangunan Jalan Tol Sicincin–Pangkalan, pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik, serta penanganan infrastruktur pascabencana di kawasan Lembah Anai.

Baca Juga  Satpol PP Padang Pindahkan Korban ke Rumah Khusus

“Sementara itu, pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang masih mengalami perlambatan akibat keterbatasan anggaran daerah. Untuk percepatannya, kami membutuhkan dukungan dari Danantara,” ungkap Mahyeldi.

Adapun program yang masih dalam tahap perencanaan meliputi penyusunan peta jalan Sumbar Hijau, reaktivasi jalur kereta api, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Mentawai dan Mandeh, serta pelebaran ruas jalan Bukittinggi–Payakumbuh.

“Kami meyakini, apabila seluruh rencana strategis ini dapat dituntaskan, investasi akan meningkat dan pertumbuhan ekonomi Sumbar akan semakin positif,” ujarnya.

Mahyeldi berharap, melalui sinergi antara Danantara, BUMN, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota, berbagai tantangan pembangunan di Sumbar dapat diatasi secara bersama dan berkelanjutan.