Berita

Pengaruh Siklon Tropis, Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi Selasa

×

Pengaruh Siklon Tropis, Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi Selasa

Sebarkan artikel ini
ilustrasi siklon tropis 169

ZONAPUBLIS – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di 10 provinsi untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem pada Selasa (16/12/2025).

Sejumlah wilayah diperkirakan akan diguyur hujan lebat hingga sangat lebat sebagai dampak dari aktifnya dinamika atmosfer.

BMKG mencatat, wilayah yang masuk dalam kategori peringatan dini tingkat siaga atau status jingga meliputi Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jawa Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua Pegunungan.

Prakirawan BMKG, Adelia, menjelaskan bahwa peningkatan potensi cuaca ekstrem tersebut dipengaruhi oleh keberadaan Siklon Tropis Bakung serta dua bibit siklon tropis yang berada di sekitar wilayah Indonesia.

Baca Juga  Update Korban Bencana di Sumbar: Meninggal Dunia 228, Hilang 98, dan 112 Luka-Luka serta 20.604 Mengungsi

“Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca cukup signifikan di beberapa wilayah Indonesia,” ujar Adelia dalam siaran BMKG, Senin (15/12/2025).

Siklon Tropis Bakung terpantau berada di Samudra Hindia Barat Daya Lampung. Meskipun bergerak menjauhi wilayah Indonesia ke arah timur hingga tenggara, sistem ini masih berdampak pada munculnya angin kencang dengan kecepatan di atas 25 knot di sekitar area siklon.

Selain itu, Bibit Siklon Tropis 93S terdeteksi di Samudra Hindia Selatan Jawa Timur dan memicu terbentuknya daerah pertemuan angin atau konvergensi yang memanjang dari Jawa Tengah hingga Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga  Satu Unit Alat Berat Nyaris Hantam Pengendara di Sitinjau Lauik

Di wilayah timur Indonesia, Bibit Siklon Tropis 95S yang berada di Laut Arafuru turut memicu pertumbuhan awan hujan di Maluku bagian Tenggara dan Papua Selatan.

“Kondisi tersebut dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar bibit siklon tropis, sirkulasi siklonik, dan di sepanjang daerah konvergensi,” jelas Adelia.

Prakiraan Cuaca Kota Besar

BMKG juga menyampaikan dampak fenomena atmosfer tersebut terhadap cuaca di sejumlah kota besar. Hujan disertai petir berpotensi terjadi di Tanjung Pinang, Tanjung Selor, Samarinda, Denpasar, Mamuju, dan Kendari.

Baca Juga  Desainer Asal Padang Fajar Novario Pemenang Logo HUT Ke-81 RI

Sementara itu, hujan ringan diprakirakan melanda Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Banda Aceh, Medan, Padang, Banjarmasin, dan Makassar.

Adapun kondisi cuaca berawan tebal diprediksi terjadi di Serang, Yogyakarta, Mataram, dan Gorontalo. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG. (*)