ZONAPUBLIS- Sebuah perahu nelayan yang membawa 11 orang terbalik setelah dihantam ombak saat hendak memasuki Muara Ampiang Parak, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Selasa (19/5/2026).
Dalam peristiwa tersebut, 10 nelayan berhasil selamat, sementara satu orang ditemukan meninggal dunia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Padang, Abdul Malik mengatakan, informasi kejadian diterima dari masyarakat setempat bernama Gani pada pukul 14.55 WIB.
“Setelah menerima laporan, enam personel Rescuer Unit Siaga SAR Pesisir Selatan langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 15.10 WIB,” ujar Abdul Malik.
Ia menjelaskan, kecelakaan bermula saat rombongan nelayan berangkat melaut mencari ikan sekitar pukul 06.00 WIB menggunakan satu unit perahu nelayan. Namun sekitar pukul 11.30 WIB, ketika hendak masuk ke Muara Ampiang Parak, perahu dihantam ombak besar hingga terbalik.
“Sebanyak 10 orang berhasil menyelamatkan diri, sementara satu korban atas nama Iral (35) sempat dinyatakan hilang,” katanya.
Tim SAR gabungan bersama warga setempat kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Korban akhirnya ditemukan pada pukul 15.45 WIB dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 50 meter dari titik awal kejadian.
“Korban ditemukan di sekitar lokasi kejadian dan langsung dievakuasi ke rumah duka,” jelas Abdul Malik.
Adapun identitas korban selamat masing-masing Edi (35), Dendi (42), Ateng (35), Andre (42), Buyuang (22), Tiu (45), Dirga (34), Ales (22), Apis (43), dan Iwan (34). Seluruh korban merupakan laki-laki.
Setelah proses evakuasi selesai, operasi SAR resmi diusulkan ditutup pada pukul 17.00 WIB dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing.







