ZONAPUBLIS – Jajaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru kembali menggelar razia mendadak di blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Jumat malam (12/12/2025).
Kegiatan tersebut tetap dilaksanakan meskipun hujan deras mengguyur sejak sore hari.
Sebanyak 30 petugas gabungan dari unsur staf dan regu penjagaan dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan secara intensif di seluruh lingkungan lapas.
Razia ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Pekanbaru dalam menerapkan kebijakan zero handphone, zero narkotika, dan zero senjata tajam.
Razia dipimpin langsung oleh Kepala Pengamanan Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Pebri Sadam, dengan fokus utama mencegah peredaran barang-barang terlarang seperti narkotika, senjata tajam, serta alat komunikasi ilegal.
“Meskipun hujan deras, kami tetap melaksanakan tugas ini karena deteksi dini dan pencegahan adalah prioritas utama menjaga keamanan lapas. Razia malam ini dilakukan secara serentak di semua blok hunian,” ujar Sadam.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak seharusnya berada di dalam kamar hunian.
Barang-barang tersebut meliputi lima unit handphone berbagai merek beserta charger, dua senjata tajam rakitan, satu unit power bank, satu set domino, serta beberapa barang lain seperti pisau cukur dan kaca.
“Kita mengamankan lima unit handphone berbagai merek beserta charger, dua senjata tajam rakitan, satu unit power bank, satu set domino serta beberapa barang lain seperti pisau cukur dan kaca,” katanya.
Seluruh barang bukti yang diamankan selanjutnya akan menjalani pemeriksaan ketat untuk menelusuri asal-usul masuknya barang-barang terlarang tersebut.
“WBP yang diduga menyimpan barang-barang terlarang akan diproses sesuai ketentuan tata tertib yang berlaku di dalam lapas,” tegas Sadam.
Usai pelaksanaan razia, kondisi Lapas Kelas IIA Pekanbaru dilaporkan kembali kondusif. Pihak lapas memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin maupun mendadak guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan bebas dari gangguan keamanan.
“Kami juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas yang tetap bertugas dengan penuh dedikasi. Ini membuktikan komitmen Lapas Pekanbaru dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari barang terlarang,” tutup Sadam. (*)







