ZONAPUBLIS – Rencana pencalonan Ronny J Suhatril sebagai Ketua Umum DPP IKA FHUA Periode 2026–2030 mulai menjadi perhatian di kalangan alumni IKA FHUA. Sosok yang dikenal aktif di dunia olahraga nasional ini dinilai memiliki rekam jejak yang kuat, baik dalam bidang profesional maupun organisasi.
Saat ini, Ronny menjabat sebagai General Manager Operator I-League, sebuah posisi strategis dalam pengelolaan kompetisi sepak bola di Indonesia. Selain itu, ia juga dipercaya sebagai Match Commissioner dalam berbagai pertandingan internasional di bawah naungan AFC dan FIFA, yang menunjukkan pengakuan atas kompetensi dan integritasnya di level regional dan internasional.
Alumni angkatan 2001 Fakultas Hukum Universitas Andalas ini juga memiliki pengalaman organisasi yang cukup luas. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Perbasi Sumbar dan Asprov PSSI Sumbar periode sebelumnya dan aktif dalam berbagai kegiatan olahraga di Sumatera Barat. Keterlibatannya tidak hanya terbatas pada aspek manajerial, tetapi juga teknis dan operasional di lapangan.
Sejak masa mahasiswa, Ronny dikenal sebagai sosok yang aktif dan komunikatif terutama lintas angkatan / generasi. Ia terlibat dalam organisasi kemahasiswaan seperti Studio Merah, pendiri UKM Justicia Accordio dan meraih prestasi diberbagai event perlombaan serta aktif sebagai Media Officer di Semen Padang FC. Selain itu, kemampuan komunikasinya juga terasah melalui perannya sebagai presenter dalam berbagai acara dan kegiatan di Sumatera Barat.
Dengan latar belakang yang beragam tersebut, banyak pihak menilai Ronny J Suhatril memiliki kapasitas untuk membawa IKA FHUA menjadi organisasi alumni yang lebih solid, progresif, dan berdaya saing. Rencana pencalonannya pun diharapkan dapat menghadirkan semangat baru dalam memperkuat peran alumni, baik dalam pengembangan institusi maupun kontribusi nyata bagi masyarakat.
Hingga saat ini, dukungan terhadap Ronny terus mengalir dari berbagai kalangan alumni, yang melihat kombinasi pengalaman, jaringan, dan kepemimpinan sebagai modal utama dalam menghadapi dinamika organisasi ke depan.







