BeritaEkonomi

Rutan Padang Panjang Bedah Rumah Lansia Lumpuh

×

Rutan Padang Panjang Bedah Rumah Lansia Lumpuh

Sebarkan artikel ini
IMG 20260608 WA0004

ZONAPUBLIS– Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang Panjang kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kelurahan Tanah Pak Lambik.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Juni 2026, melibatkan petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.

Program bedah rumah tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam mempercepat akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan aman. Melalui kegiatan ini, Rutan Padang Panjang tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga berkontribusi langsung membantu masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Rutan Kelas IIB Padang Panjang, Novri Abbas, mengatakan program tersebut merupakan wujud dukungan terhadap program pemerintah sekaligus implementasi semangat pemasyarakatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga  Pemprov Sumbar Siapkan Anggaran 2 Miliar Pembenahan Saluran Irigasi Banda Gadang Kabupaten Solok

“Program bedah rumah yang dilakukan oleh petugas bersama warga binaan Rutan Padang Panjang merupakan bentuk upaya mendukung program pemerintah berupa percepatan akses hunian yang layak bagi masyarakat. Di samping itu, program ini juga menjadi wujud semangat Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat sebagaimana yang dicanangkan oleh Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Novri.

Rumah yang menjadi sasaran renovasi merupakan milik Syafrizal atau yang akrab disapa Pak Oyong, seorang lansia berusia 60 tahun yang hidup seorang diri dan mengalami kelumpuhan. Sebelum direnovasi, Pak Oyong menempati rumah semi permanen berukuran 2 x 3 meter dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.

Baca Juga  100 Warga Binaan Rutan Padang Panjang Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Melalui program bedah rumah tersebut, bangunan diperluas menjadi 4 x 3 meter. Selain itu, instalasi listrik rumah juga diperbaiki agar lebih aman dan layak dihuni.

Selama proses renovasi, para warga binaan terlihat bekerja bersama petugas mengangkat material bangunan, memperbaiki bagian rumah yang rusak, hingga menyelesaikan berbagai pekerjaan konstruksi. Kegiatan itu menjadi bukti bahwa proses pembinaan di dalam rutan mampu menumbuhkan kepedulian sosial serta memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

Peninjauan langsung kegiatan dilakukan oleh Kepala Rutan Padang Panjang bersama Lurah Tanah Pak Lambik, Romi Saputra, serta Ketua RT setempat.

Baca Juga  Perkuat Program Kelurahan Binaan, Rutan Padang Panjang Jalin Sinergi dengan Kelurahan dan Puskesmas

Romi Saputra menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan Rutan Padang Panjang. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi Pak Oyong yang selama ini hidup dalam keterbatasan.

“Jika ada program bantuan pemerintah, Pak Oyong menjadi salah satu prioritas kami. Kondisi rumahnya memang sangat tidak layak huni, ditambah kondisi kesehatan beliau yang lumpuh akibat kecelakaan kendaraan bermotor,” kata Romi.

Melalui program ini, Rutan Kelas IIB Padang Panjang membuktikan bahwa semangat “Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat” tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata yang menghadirkan harapan dan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.