Berita

Safari Ramadan di Solok, Ketua DPRD Sumbar Dorong Program Vokasi untuk 5.000 Pemuda

×

Safari Ramadan di Solok, Ketua DPRD Sumbar Dorong Program Vokasi untuk 5.000 Pemuda

Sebarkan artikel ini
81f0be4d 3c08 4b8e 9911 e66cc226a12f

ZONAPUBLIS – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, memanfaatkan momentum Safari Ramadan di Masjid Nurul Yaqin, Nagari Kuncir, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, Minggu (22/2/2026) malam, untuk mendorong penguatan program pelatihan vokasi bagi generasi muda sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Muhidi menyampaikan pemerintah tengah membuka peluang pelatihan vokasi bagi sekitar 5.000 pemuda melalui program yang difasilitasi Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Ia mengajak generasi muda memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja.

Baca Juga  Tiga Rumah di Lubuk Kilangan Padang Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp800 Juta

Menurutnya, penguasaan keterampilan menjadi kunci agar pemuda tidak hanya siap bekerja tetapi juga mampu membuka lapangan usaha baru.

“Kesempatan pelatihan terbuka luas. Anak-anak muda harus menyiapkan diri dengan memilih keterampilan yang relevan agar mampu bersaing dan mandiri secara ekonomi,” ujarnya.

Muhidi menegaskan, penguatan vokasi merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan keterampilan yang memadai, generasi muda diharapkan mampu memanfaatkan potensi daerah secara optimal.

Selain menyampaikan program vokasi, Muhidi juga mengajak masyarakat memanfaatkan Ramadan untuk meningkatkan ketakwaan dan memperkuat kepedulian sosial.

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga Prediksi Kebutuhan LPG Sumbagut Naik 3,8 Persen Selama Ramadan dan Idul Fitri 2026

Di akhir kegiatan, ia menyerahkan bantuan untuk Masjid Nurul Yaqin berupa dana hibah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp50 juta, bantuan Bank Nagari Rp5 juta, serta sumbangan pribadi Rp1 juta.

Selain itu, diserahkan pula 40 mushaf Al-Qur’an dan satu unit genset dari PLN.

Muhidi berharap program vokasi dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga mampu melahirkan generasi muda yang terampil, produktif, dan siap menghadapi tantangan ekonomi ke depan. (*)