ZONAPUBLIS – Turnamen sepak bola usia dini bertajuk Festival Sepakbola Andre Rosiade Cup 1 resmi ditutup di Stadion GOR H. Agus Salim, Kota Padang, Minggu (1/2/2026).
Ajang yang berlangsung selama tiga hari sejak 30 Januari ini menjadi magnet bagi ratusan talenta muda dari hampir seluruh penjuru Sumatera Barat.
Ketua Panitia Pelaksana, Renol Fadhli, mengungkapkan bahwa turnamen ini diikuti oleh total 183 Sekolah Sepakbola (SSB) yang terbagi dalam dua kategori, yakni Kelompok Usia (KU) 10 tahun sebanyak 72 tim dan KU 12 tahun sebanyak 111 tim.
“Antusiasme luar biasa. Peserta berasal dari 18 kabupaten/kota di Sumbar, hanya Kabupaten Kepulauan Mentawai yang absen kali ini,” ujar pria yang akrab disapa Pak Lek tersebut usai seremoni penutupan.
Meski melibatkan ratusan tim, panitia berhasil merampungkan seluruh rangkaian pertandingan dengan menggunakan sistem setengah kompetisi, bukan sistem gugur. Hal ini dilakukan agar setiap tim memiliki jam terbang bertanding yang lebih banyak.
“Belum pernah ada turnamen dengan 183 tim bisa selesai dalam tiga hari. Kami mengoptimalkan penggunaan lima lapangan sekaligus untuk memastikan jadwal tetap terjaga,” tambah Renol.
Tingginya minat peserta disinyalir karena turnamen ini digelar tanpa pungutan biaya pendaftaran (gratis). Namun, panitia tetap selektif dengan mensyaratkan peserta harus memiliki afiliasi SSB yang jelas atau merupakan perwakilan resmi dari sekolah dasar (SD).
Sementara itu, Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey, menilai ajang ini sebagai panggung pembuktian bagi bibit-bibit muda sebelum melangkah ke level profesional. Menurutnya, konsistensi dalam pembinaan adalah kunci utama.
“Ini adalah ajang pembuktian bagi bibit sepak bola usia muda untuk menuju jenjang selanjutnya. Dari sini kita bisa memetakan potensi mana yang layak untuk terus dibina secara berkelanjutan,” kata pria yang akrab disapa Levi tersebut.
Keberhasilan edisi perdana ini memicu panitia untuk segera menyiapkan Andre Rosiade Cup 2. Berbeda dengan edisi pertama yang berpusat di Padang, edisi selanjutnya direncanakan akan menyambangi lebih banyak daerah.
“Melihat antusiasme yang ada, Andre Rosiade Cup 2 direncanakan digelar di empat titik, yakni Solok, Padang, Pasaman, dan Bukittinggi,” ungkap Levi membocorkan rencana ke depan.
Selain memperebutkan gelar juara dan tim fair play, turnamen ini juga memberikan sejumlah penghargaan individu. Hal ini diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi para pemain muda untuk terus menjunjung tinggi sportivitas dan mengembangkan bakat mereka demi masa depan sepak bola Sumatera Barat dan nasional.








