Ekonomi

Tips Lolos BI Checking untuk Pengajuan Kredit, Ini Hal Penting yang Harus Diperhatikan

×

Tips Lolos BI Checking untuk Pengajuan Kredit, Ini Hal Penting yang Harus Diperhatikan

Sebarkan artikel ini
fcf2d0e1725bbf22cfe3883449d07e18 1

Zonapublis.id – Proses pengajuan kredit, baik untuk pinjaman bank, kredit kendaraan, hingga KPR, tidak lepas dari satu tahap penting, yaitu pemeriksaan riwayat kredit atau yang dikenal sebagai BI Checking. Banyak pengajuan kredit ditolak bukan karena penghasilan kurang, melainkan karena catatan kredit yang buruk.

Saat ini, istilah BI Checking memang sudah berganti menjadi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang dikelola oleh Otoritas Jasa Keuangan. Meski demikian, masyarakat masih lebih familiar dengan istilah lama tersebut.

Lalu, bagaimana cara agar lolos BI Checking saat mengajukan kredit? Berikut penjelasan lengkapnya.

Apa Itu BI Checking?

BI Checking adalah proses pengecekan riwayat kredit seseorang yang dilakukan oleh lembaga keuangan sebelum menyetujui pengajuan pinjaman.

Data yang diperiksa meliputi:

  • Riwayat pinjaman sebelumnya
  • Kelancaran pembayaran cicilan
  • Jumlah kredit yang masih berjalan
  • Status kredit (lancar atau bermasalah)

Hasil pengecekan ini akan menentukan apakah seseorang layak mendapatkan kredit atau tidak.

Memahami Skor Kolektibilitas

Dalam sistem SLIK, terdapat penilaian yang disebut kolektibilitas, yaitu:

  • Kolektibilitas 1 (Lancar)  Tidak pernah telat bayar
  • Kolektibilitas 2 (Dalam Perhatian Khusus)  Telat 1–90 hari
  • Kolektibilitas 3 (Kurang Lancar)  Telat 91–120 hari
  • Kolektibilitas 4 (Diragukan)  Telat 121–180 hari
  • Kolektibilitas 5 (Macet)  Telat lebih dari 180 hari
Baca Juga  BPS Padang Cari Mitra Statistik 2026, Pendaftaran Cuma 4 Hari!

Semakin buruk nilainya, semakin kecil peluang pengajuan kredit disetujui.

Tips Lolos BI Checking

Agar pengajuan kredit kamu lebih mudah disetujui, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

1. Pastikan Tidak Ada Tunggakan

Hal paling penting adalah memastikan semua cicilan sebelumnya sudah dibayar tepat waktu. Jika masih ada tunggakan, segera lunasi sebelum mengajukan kredit baru.

Bank akan melihat riwayat pembayaran kamu secara detail. Bahkan keterlambatan kecil bisa mempengaruhi penilaian.

2. Cek Data SLIK Secara Mandiri

Sebelum mengajukan kredit, sebaiknya kamu mengecek data SLIK terlebih dahulu melalui layanan resmi dari Otoritas Jasa Keuangan https://idebku.ojk.go.id/Public/HomePage

Dengan mengecek lebih awal, kamu bisa mengetahui apakah ada masalah dalam riwayat kredit dan memperbaikinya terlebih dahulu.

3. Hindari Terlalu Banyak Pinjaman

Memiliki terlalu banyak kredit aktif bisa membuat bank ragu. Hal ini menunjukkan beban keuangan yang tinggi dan berisiko gagal bayar.

Baca Juga  Kejati Sumbar Periksa Kepala OJK Sumbar Terkait Penyelidikan Dugaan Kredit Fiktif di Bank Nagari

Idealnya, total cicilan tidak lebih dari 30–40 persen dari penghasilan bulanan.

4. Gunakan Kartu Kredit dengan Bijak

Kartu kredit juga masuk dalam penilaian BI Checking. Pastikan:

  • Tagihan dibayar tepat waktu
  • Tidak menunggak
  • Tidak menggunakan limit secara penuh

Penggunaan kartu kredit yang sehat bisa meningkatkan skor kredit kamu.

5. Perbaiki Riwayat Kredit yang Buruk

Jika pernah memiliki riwayat kredit macet, kamu tetap bisa memperbaikinya. Caranya:

  • Lunasi seluruh tunggakan
  • Minta surat pelunasan dari bank
  • Tunggu pembaruan data di SLIK

Biasanya, riwayat kredit akan membaik seiring waktu jika kamu disiplin.

6. Pastikan Data Pribadi Valid

Kesalahan data seperti nama, alamat, atau nomor identitas bisa menjadi kendala dalam proses verifikasi.

Pastikan semua data yang kamu gunakan sesuai dengan dokumen resmi seperti KTP dan NPWP.

7. Ajukan Kredit Sesuai Kemampuan

Jangan memaksakan jumlah pinjaman yang terlalu besar. Bank akan menilai kemampuan bayar berdasarkan penghasilan.

Semakin realistis pengajuan kamu, semakin besar peluang disetujui.

8. Hindari Pengajuan Kredit Berulang dalam Waktu Singkat

Terlalu sering mengajukan kredit dalam waktu berdekatan bisa menurunkan penilaian. Hal ini dianggap sebagai tanda kebutuhan dana yang mendesak.

Baca Juga  Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Kembali Gelar Kegiatan “Mengetuk Pintu Langit” dengan Berbagi Makanan Siap Santap

Sebaiknya beri jeda waktu sebelum mengajukan kembali.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Beberapa kesalahan yang sering dilakukan pemohon kredit antara lain:

  • Mengabaikan tagihan kecil
  • Tidak mengecek riwayat kredit
  • Terlalu banyak pinjaman aktif
  • Menggunakan kartu kredit secara berlebihan

Kesalahan-kesalahan ini bisa berdampak besar terhadap hasil BI Checking.

Apakah BI Checking Bisa Dihapus?

Banyak yang bertanya apakah riwayat kredit buruk bisa dihapus. Jawabannya tidak bisa dihapus secara instan.

Namun, kamu bisa memperbaikinya dengan:

  • Melunasi seluruh kewajiban
  • Menjaga pembayaran tetap lancar
  • Menunggu pembaruan data secara berkala

Lolos BI Checking bukan hal yang sulit jika kamu memiliki riwayat keuangan yang sehat. Kunci utamanya adalah disiplin dalam membayar cicilan dan bijak dalam mengelola keuangan.

Dengan memahami sistem penilaian dan menerapkan tips di atas, peluang pengajuan kredit kamu untuk disetujui akan jauh lebih besar. (*)