ZONAPUBLIS – Akses transportasi masyarakat Jorong Subarang Aia yang sempat lumpuh akibat bencana galodo mulai menemui titik terang.
Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, secara resmi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Bailey di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (6/2/2026).
Pembangunan jembatan ini merupakan bantuan langsung dari Kapolri sebagai langkah percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga kemanusiaan.
“Dalam situasi seperti ini, kehadiran negara adalah keharusan. Polri berkomitmen hadir bersama masyarakat di setiap tahap penanggulangan bencana, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan,” ujar Kapolda.
Ia menambahkan, terputusnya akses jembatan sebelumnya telah menghambat mobilitas ekonomi, layanan kesehatan, dan pendidikan. Oleh karena itu, Jembatan Bailey ini diharapkan menjadi solusi konkret untuk memulihkan konektivitas antarjorong dan memperlancar distribusi logistik.
Proyek ini juga disebut sebagai implementasi semangat Polri Presisi. Kapolda menekankan bahwa keberhasilan pemulihan pascabencana sangat bergantung pada sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga jembatan ini agar manfaatnya berkelanjutan. Jadikan musibah ini pelajaran untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempererat gotong royong,” tambahnya.
Kegiatan yang ditutup dengan doa dan makan bersama warga ini turut dihadiri oleh Karo Ops, Karo SDM, Dirsamapta, Dansat Brimob, Kabid Humas, Kapolres Agam, Wakil Bupati Agam, serta Wali Nagari Salareh Aia.
Dengan dimulainya pembangunan ini, warga Palembayan diharapkan dapat segera kembali beraktivitas normal, sekaligus menjadi simbol kebangkitan ekonomi Kabupaten Agam pascabencana galodo.














