Berita

Pulihkan Akses Pasca Galodo, Kapolda Sumbar Letakkan Batu Pertama Jembatan Bailey di Agam

×

Pulihkan Akses Pasca Galodo, Kapolda Sumbar Letakkan Batu Pertama Jembatan Bailey di Agam

Sebarkan artikel ini
IMG 0346

ZONAPUBLIS – Akses transportasi masyarakat Jorong Subarang Aia yang sempat lumpuh akibat bencana galodo mulai menemui titik terang.

Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, secara resmi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Bailey di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (6/2/2026).

Pembangunan jembatan ini merupakan bantuan langsung dari Kapolri sebagai langkah percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga kemanusiaan.

Baca Juga  Tekan Risiko Kecelakaan, KAI Divre II Sumbar Kembali Tutup Perlintasan Liar di Padang Pariaman

“Dalam situasi seperti ini, kehadiran negara adalah keharusan. Polri berkomitmen hadir bersama masyarakat di setiap tahap penanggulangan bencana, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan,” ujar Kapolda.

Ia menambahkan, terputusnya akses jembatan sebelumnya telah menghambat mobilitas ekonomi, layanan kesehatan, dan pendidikan. Oleh karena itu, Jembatan Bailey ini diharapkan menjadi solusi konkret untuk memulihkan konektivitas antarjorong dan memperlancar distribusi logistik.

Proyek ini juga disebut sebagai implementasi semangat Polri Presisi. Kapolda menekankan bahwa keberhasilan pemulihan pascabencana sangat bergantung pada sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Baca Juga  Tembus Nominasi Nasional, TBM Taman Ilmu Abdoel Moeis Dinilai Tim Asesor Sekolah Literasi Indonesia

“Saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga jembatan ini agar manfaatnya berkelanjutan. Jadikan musibah ini pelajaran untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempererat gotong royong,” tambahnya.

Kegiatan yang ditutup dengan doa dan makan bersama warga ini turut dihadiri oleh Karo Ops, Karo SDM, Dirsamapta, Dansat Brimob, Kabid Humas, Kapolres Agam, Wakil Bupati Agam, serta Wali Nagari Salareh Aia.

Dengan dimulainya pembangunan ini, warga Palembayan diharapkan dapat segera kembali beraktivitas normal, sekaligus menjadi simbol kebangkitan ekonomi Kabupaten Agam pascabencana galodo.

Baca Juga  Efisien, Transparan, dan Ramah Lingkungan, KAI Divre II Sumbar Optimalkan Penggunaan BBM untuk Mobilitas Masyarakat