ZONAPUBLIS – Basarnas Mentawai mengintensifkan operasi pencarian terhadap seorang balita perempuan bernama Anjel (3) yang dilaporkan tenggelam di Muara Simatalu, Desa Simatalu, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Operasi SAR pada hari kedua ini dikerahkan dengan memperluas area penyisiran pasca-kondisi cuaca buruk yang sempat menghambat pergerakan tim.
Kejadian ini terjadi pada hari Minggu, 1 Juli 2026. Seorang ibu bersama anaknya mencari kayu bakar di sekitar Muara Simatalu. Anak kemudian meminta izin untuk mandi di tepi muara. Hanya berselang beberapa menit, ibu korban menyadari bahwa anaknya telah hilang dari pandangan. Upaya pencarian mandiri segera dilakukan oleh masyarakat setempat, namun karena hasil tetap nihil, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas Mentawai pada Kamis, 2 Juli 2026 pukul 14.00 WIB.
Muara Simatalu adalah sebuah kawasan di wilayah Desa Simatalu, Kecamatan Siberut Barat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Wilayah ini terkenal dengan keindahan alam pesisir pantainya serta menjadi pintu masuk yang diapit oleh formasi batu dinding. Dan menurut informasi banyak masyarakat, Pintu Muara ini memiliki Ombak yang besar dan Extreme.
Merespons laporan, Kansar Mentawai langsung memberangkatkan Tim Rescue menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 menuju LKP yang berjarak 61 NM dari Dermaga Tuapeijat. Kendati demikian, tantangan berat dihadapi tim akibat hantaman gelombang laut setinggi 2,5 hingga 3 meter, sehingga memaksa RIB 02 berlindung dan bersandar di Dermaga Pei-Pei.
“Hari ini operasi SAR kami maksimalkan dengan memetakan area pencarian hingga seluas 49 NM² menggunakan RIB 02, dengan fokus utama pada luasan 14 NM di sekitar koordinat LKP. Selain pergerakan di Laut, kami membagi kekuatan dengan SRU Darat yang dilakukan Oleh Masyarakat Simatalu dengan menyisir sepanjang pinggiran muara dan garis Pantai Desa Simatalu,” Ujar Benteng Hilton Telaumbanua, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai.
Dalam operasi SAR ini Basarnas Mentawai mengerahkan RIB 02, dan Drone Termal serta didukung peralatan komunikasi satelit seperti PLB, EPIRB, HP Satelit dan Starlink Portable.














