BeritaPolitik

Banjir Bandang Terjang Arosuka Solok, Dua Warga Hilang Masih Dicari

×

Banjir Bandang Terjang Arosuka Solok, Dua Warga Hilang Masih Dicari

Sebarkan artikel ini
IMG 20260922 WA0012

ZONAPUBLIS- Banjir bandang menerjang wilayah Nagari Batang Barus dan Nagari Koto Gaek Guguk, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin (21/9/2026) malam.

Bencana terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah Kabupaten Solok sejak sekitar pukul 18.00 WIB. Sekitar pukul 20.00 WIB, banjir bandang melanda sejumlah kawasan, termasuk Jorong Arosuko, Nagari Batang Barus, serta Jorong Linjuang Koto Tinggi, Nagari Koto Gaek Guguk.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Padang, Abdul Malik, mengatakan tim SAR langsung dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi dan pencarian korban.

Baca Juga  17 Desa di Pariaman Terima Bantuan Pangan Mendesak

“Tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang tiba di lokasi, berkoordinasi dengan unsur yang terlibat dan bergabung untuk melakukan evakuasi warga yang terdampak,” kata Abdul Malik.

Selain tim SAR Padang, personel dari Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan Tanah Datar juga telah tiba di lokasi dan bergabung dalam upaya evakuasi.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 36 orang terdampak dalam kejadian tersebut. Sebanyak 32 orang telah berhasil dievakuasi, sementara empat orang mengalami luka-luka.

“Empat orang mengalami luka-luka. Tiga orang dirawat di RSUD Arosuka dan satu orang dirawat di Rumah Sakit Semen Padang,” ujarnya.

Baca Juga  Ribuan Potongan Kayu Terdampar di Pantai Padang Pasca Banjir Bandang

Namun, petugas menerima informasi dari warga bernama Alfan Alkadri terkait dua orang yang diduga hilang saat banjir bandang menerjang kawasan tersebut.

Kedua warga yang masih dalam pencarian masing-masing bernama Algusral (59), laki-laki, warga Jorong Pasar Usang Lubuk, Nagari Koto Gadang Guguak, Kabupaten Solok, dan Dafi (20), warga Kayu Aro Aia Baliang.

Hingga Selasa (22/9/2026), tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap kedua warga tersebut sekaligus melakukan pendataan terhadap dampak dan kemungkinan adanya korban lainnya.

“Tim masih melakukan pendataan terkait korban banjir bandang,” kata Abdul Malik.

Baca Juga  Zigo Rolanda Desak Percepatan Dermaga Mentawai dan Palang Perlintasan Kereta di Sumbar