BeritaSosial

Bantuan untuk Korban Bencana NTT dari Sumbar Capai 5,2 Ton, Rendang Kembali Dikirim

×

Bantuan untuk Korban Bencana NTT dari Sumbar Capai 5,2 Ton, Rendang Kembali Dikirim

Sebarkan artikel ini
IMG 20260822 WA0005

ZONAPUBLIS- Semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) terhadap korban bencana kembali terlihat. Hingga saat ini, bantuan kemanusiaan yang berhasil dihimpun dari berbagai elemen masyarakat mencapai sekitar 5,2 ton.

Bantuan tersebut berasal dari masyarakat di Sumbar yang secara sukarela mengumpulkan kebutuhan pokok dan logistik untuk disalurkan kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah bencana.

Dari total bantuan tersebut, kontribusi masyarakat Bumi Minang mencapai sekitar 3,6 ton. Sementara bantuan yang dihimpun dari pemerintah kabupaten dan kota di Sumbar mencapai sekitar 1,6 ton.

Seluruh bantuan tersebut selanjutnya akan disalurkan ke daerah tujuan. Bantuan logistik dari Sumbar rencananya diberangkatkan secara langsung oleh Gubernur Sumbar sebagai bagian dari upaya mempercepat distribusi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga  Kepala BNPB Temui Penyintas Gempa M7,7 di Ende, Pastikan Bantuan Rumah dan Huntara

Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar, Fauzi Bahar, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, pemerintah kabupaten/kota serta berbagai pihak yang telah ikut berkontribusi dalam penggalangan bantuan.

Menurut Fauzi, solidaritas tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus semangat balas budi kemanusiaan. Masyarakat Sumbar, kata dia, pernah merasakan langsung besarnya dukungan dari berbagai daerah ketika menghadapi bencana gempa bumi pada 2009 lalu.

“Kita merasakan betul betapa nikmatnya dulu dibantu orang ketika gempa 2009 silam. Ini bahkan jangankan 5 ton rendang, 10 dus sup pun akan kita kejar dulunya,” ujar Fauzi Bahar.

Ia menilai kepedulian yang ditunjukkan masyarakat saat ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan rasa persaudaraan masih kuat di tengah masyarakat Minangkabau.

Baca Juga  Tingkatkan Keamanan, Polsek Batipuh Selatan Patroli di Objek Wisata Tanjung Mutiara

Menurutnya, bantuan yang terkumpul bukan hanya persoalan jumlah, tetapi juga menjadi simbol kepedulian dan solidaritas terhadap sesama yang sedang menghadapi kesulitan.

Penggalangan bantuan diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar selama masa penanganan.

Semangat gotong royong tersebut sekaligus mencerminkan filosofi Minangkabau, “dima bumi dipijak, di sinan langik dijunjuang”, dalam kehidupan sosial masyarakat.

Fadly Amran Apresiasi Pengiriman Rendang

Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada Gebu Minang Sumatera Barat, LKAAM Sumbar dan Himpunan Pengusaha Rendang Minangkabau (Hipermi) yang telah menginisiasi pengiriman bantuan rendang untuk masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Fadly mengatakan bantuan rendang sebelumnya telah dikirim pada 17 Agustus 2026 dan kembali dikirim pada Sabtu (22/8/2026) sebagai bentuk kepedulian masyarakat Sumbar.

Baca Juga  Cegah Munculnya Kelompok Miskin Baru Pascabencana, Pemko Padang Dorong Percepatan Bantuan Modal dan Perbaikan Irigasi

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat NTT yang tengah menghadapi musibah.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada DPRD Kota Padang, Lanud Sutan Sjahrir, serta seluruh pihak yang telah ikut membantu. Kami mendapat informasi, setelah ini akan dikirim lagi sebanyak 500 kilogram rendang. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita dapat mencapai target 5 ton sebagaimana yang telah ditetapkan,” kata Fadly.

Pengiriman bantuan tersebut menjadi wujud solidaritas masyarakat Sumbar terhadap masyarakat NTT. Ketika saudara sebangsa membutuhkan pertolongan, masyarakat Bumi Minang menunjukkan kepedulian dengan bergandengan tangan dan berbagi untuk meringankan beban sesama.