ZONAPUBLIS- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Barat, Kamis 10 September 2026.
Berdasarkan pembaruan peringatan dini BMKG Sumatera Barat pada pukul 14.20 WIB, sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang mulai sekitar pukul 14.30 WIB.
Kondisi cuaca tersebut diperkirakan masih dapat berlangsung hingga sekitar pukul 16.30 WIB.
Sejumlah Wilayah Sumbar Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem
Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang antara lain:
Kabupaten Pesisir Selatan, meliputi Batang Kapas, IV Jurai, Koto XI Tarusan, Sutera, Lunang, Basa Ampek Balai Tapan, IV Nagari Bayang Utara dan Silaut.
Kabupaten Solok, meliputi Lembah Gumanti, Payung Sekaki, Lembang Jaya, Gunung Talang, Bukit Sundi dan Danau Kembar.
Sementara di Kabupaten Tanah Datar, wilayah yang berpotensi terdampak yakni Lintau Buo dan Padang Ganting.
Untuk Kabupaten Padang Pariaman, potensi cuaca tersebut mencakup V Koto Kampung Dalam, Sungai Garingging, IV Koto Aur Malintang, V Koto Timur, 2 X 11 Kayu Tanam dan Patamuan.
Wilayah lainnya yakni Kabupaten Agam yang meliputi Pelembayan, Ampek Nagari dan Malalak; Kabupaten Lima Puluh Kota meliputi Payakumbuh, Luak, Harau dan Kapur IX; serta Kabupaten Pasaman meliputi Mapat Tunggul dan Mapat Tunggul Selatan.
Potensi hujan juga terdapat di Kabupaten Kepulauan Mentawai, khususnya Sipora Utara, serta Kabupaten Pasaman Barat meliputi Pasaman, Kinali dan Luhak Nan Duo.
Untuk wilayah perkotaan, BMKG mencatat potensi hujan terjadi di Kota Padang, khususnya Bungus Teluk Kabung dan Lubuk Kilangan. Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di Talawi, Kota Sawahlunto, serta sejumlah kecamatan di Kota Payakumbuh.
Berpotensi Meluas ke Wilayah Lain
BMKG juga menyebutkan kondisi cuaca tersebut dapat meluas ke sejumlah wilayah lainnya di Sumatera Barat.
Di antaranya Pancung Soal dan Ranah Ampek Hulu Tapan di Pesisir Selatan; IX Koto Sungai Lasi, Kubung dan X Koto Diatas di Kabupaten Solok; serta Tanjung Emas dan Lintau Buo Utara di Tanah Datar.
Di Kabupaten Padang Pariaman, potensi perluasan mencakup Lubuk Alung, Batang Anai, 2 X 11 Enam Lingkuang, VII Koto Sungai Sarik, Sintuak Toboh Gadang, Padang Sago dan Enam Lingkung.
Sementara di Kabupaten Agam, wilayah yang perlu mewaspadai perkembangan cuaca antara lain Lubuk Basung, Tanjung Raya, Matur, IV Koto dan Palupuh.
Potensi perluasan juga mencakup sejumlah kecamatan di Lima Puluh Kota, Pasaman, Kepulauan Mentawai dan Pasaman Barat.
Kota Padang Juga Diminta Waspada
Untuk Kota Padang, BMKG memprakirakan kondisi cuaca dapat meluas ke Padang Selatan, Padang Timur, Padang Barat, Padang Utara, Lubuk Begalung, Pauh, Kuranji, Nanggalo hingga Koto Tangah.
Sementara Kota Solok yang mencakup Lubuk Sikarah dan Tanjung Harapan juga masuk dalam wilayah yang berpotensi terdampak.
Masyarakat yang berada di wilayah-wilayah tersebut diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan deras yang disertai petir dan angin kencang.
Pengguna jalan juga diharapkan berhati-hati terhadap kemungkinan jarak pandang berkurang, genangan air maupun pohon tumbang selama cuaca buruk berlangsung.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.














