Berita

DPRD Padang Minta Penindakan Tegas Jukir Nakal di Pantai Padang, Panggil Dinas Terkait

×

DPRD Padang Minta Penindakan Tegas Jukir Nakal di Pantai Padang, Panggil Dinas Terkait

Sebarkan artikel ini
IMG 0773
Ist

ZONAPUBLIS – Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menyoroti maraknya aksi premanisme yang diduga dilakukan oleh oknum juru parkir (jukir) di kawasan wisata Pantai Padang.

Ia menegaskan akan segera memanggil instansi terkait untuk meminta pertanggungjawaban serta langkah konkret dalam menyelesaikan masalah ini.

Pernyataan ini disampaikan Muharlion menyusul viralnya serangkaian keluhan masyarakat di media sosial terkait perilaku tidak terpuji jukir.

Kasus yang mencuat antara lain dugaan pelemparan batu ke kendaraan pengunjung, hingga laporan dua wisatawan asing ke Polsek Padang Barat terkait pemerasan oleh oknum jukir.

Baca Juga  Ribuan Potongan Kayu Terdampar di Pantai Padang Pasca Banjir Bandang

Muharlion menilai rentetan peristiwa tersebut telah mencoreng citra pariwisata Kota Padang, terutama menjelang momentum libur Idul Fitri yang diprediksi akan dibanjiri wisatawan.

“Ini harus diusut dan dituntaskan. Perlu diberikan sanksi berat agar tidak terulang kembali. Jangan sampai setiap ada kejadian, masalah hilang begitu saja tanpa penyelesaian yang komprehensif,” tegas Muharlion saat dikonfirmasi, Senin (23/2/2026).

Politisi tersebut menyoroti bahwa persoalan jukir di kawasan wisata andalan Kota Padang ini bukanlah masalah baru. Ia mendesak Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) selaku instansi teknis untuk lebih serius melakukan pengawasan dan pembinaan di lapangan.

Baca Juga  Pantauan Wisata saat Nataru, Pantai Padang dan Gunung Padang Jadi Pilihan Utama

Sebagai langkah tindak lanjut, DPRD berencana melakukan pemanggilan resmi terhadap Kepala Satpol PP dan Kepala Dishub Kota Padang melalui Komisi III.

“Kita minta kepala dinas terkait bertanggung jawab. Komisi III akan menjadwalkan pemanggilan untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Kami tidak akan tinggal diam, karena ini menyangkut citra daerah,” tambahnya.

Muharlion mengingatkan bahwa tindakan premanisme oknum jukir berpotensi menurunkan tingkat kunjungan wisata secara signifikan. Padahal, Pantai Padang merupakan salah satu penggerak ekonomi masyarakat setempat.

“Jika pengunjung merasa tidak aman dan tidak nyaman, tentu mereka enggan datang. Padahal, pantai kita punya potensi besar untuk ekonomi warga,” ujarnya.

Baca Juga  Update Data Jumlah Korban Bencana Sumbar: 196 Meninggal Dunia, 217 Belum Ditemukan

Dalam kesempatan tersebut, Muharlion juga mengimbau seluruh juru parkir di Kota Padang agar bekerja secara profesional. Ia menekankan bahwa kenyamanan pengunjung adalah prioritas yang harus dijaga demi keberlangsungan ekonomi kota.

“Kami imbau kawan-kawan juru parkir, tolong jaga keamanan kota ini. Jangan ada lagi aksi premanisme. Kehadiran wisatawan adalah modal untuk menghidupkan ekonomi kita bersama,” pungkasnya.