Berita

Gubernur Sumbar Ajak Satgas Koperasi Merah Putih Teladani Nilai Perjuangan Bung Hatta

×

Gubernur Sumbar Ajak Satgas Koperasi Merah Putih Teladani Nilai Perjuangan Bung Hatta

Sebarkan artikel ini
IMG 20251226 WA0019

ZONAPUBLIS- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, mengajak seluruh unsur Satuan Tugas (Satgas) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) provinsi maupun kabupaten/kota untuk meneladani nilai-nilai perjuangan Bung Hatta dalam pengelolaan koperasi.

Nilai kejujuran, kebersamaan, dan kemandirian dinilai menjadi fondasi penting agar koperasi benar-benar mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

“Koperasi bukan sekadar badan usaha, tetapi wadah perjuangan ekonomi rakyat. Nilai kejujuran, kebersamaan, dan kemandirian yang diwariskan Bung Hatta harus hidup dalam setiap koperasi yang kita bangun,” ujar Mahyeldi.

Hal itu disampaikan Gubernur saat membuka Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pendampingan KDKMP Sumbar Tahun 2025 yang digelar di Padang, Jumat (26/12/2025). Kegiatan tersebut diikuti Satgas KDKMP provinsi dan kabupaten/kota, organisasi perangkat daerah terkait, BUMN/BUMD, serta para pendamping koperasi.

Baca Juga  Delapan Penambang Emas Ilegal Diamankan Satreskrim Polres Pasaman Barat

Mahyeldi menyebutkan, hingga saat ini Sumbar telah memiliki 1.265 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang seluruhnya telah berbadan hukum, dengan jumlah anggota lebih dari 49 ribu orang. Meski demikian, ia menegaskan bahwa tantangan utama bukan lagi pada pendirian koperasi, melainkan memastikan koperasi benar-benar aktif, sehat, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Tahap pendirian sudah kita lewati. Sekarang tugas kita bersama adalah mengisi dan menggerakkan koperasi agar hidup, produktif, dan dipercaya oleh masyarakat. Di sinilah peran penting monitoring dan evaluasi,” tegasnya.

Baca Juga  Sumbar Didorong Jadi Daerah Percontohan Nasional Dalam Penanganan Bencana

Selain penguatan tata kelola yang transparan dan akuntabel, Mahyeldi juga mendorong digitalisasi koperasi, baik dalam pencatatan keuangan, manajemen usaha, maupun perluasan akses pasar, agar koperasi mampu bertahan dan berkembang menghadapi perubahan zaman.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Endrizal, menyampaikan bahwa pendampingan KDKMP menunjukkan perkembangan signifikan. Seluruh koperasi telah memiliki badan hukum dan Nomor Induk Koperasi (NIK), serta sebagian besar telah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB).

“Dari total 1.265 koperasi, sebanyak 910 koperasi atau sekitar 71,93 persen telah memiliki NIB, dan saat ini telah terdapat 84 gerai usaha koperasi yang mulai beroperasi,” jelasnya.

Baca Juga  Mahyeldi Imbau Warga Tidak Panik Soal Isu Kenaikan BBM, Antrean di SPBU Dipicu Kepanikan

Ia menambahkan, pembangunan kantor dan gerai Koperasi Merah Putih terus berjalan di berbagai daerah di Sumbar melalui dukungan lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, BUMN, serta unsur TNI sesuai arahan pemerintah pusat.

Endrizal menegaskan, forum Monev ini menjadi momentum strategis untuk menyamakan persepsi, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta merumuskan langkah konkret agar KDKMP dapat berkembang secara berkelanjutan.

Dengan berbagai capaian tersebut, Pemprov Sumbar optimistis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan menjadi pengungkit utama ekonomi kerakyatan serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.