Peristiwa

Gunung Marapi Sumbar Kembali Erupsi, PVMBG Imbau Warga Tetap Waspada

×

Gunung Marapi Sumbar Kembali Erupsi, PVMBG Imbau Warga Tetap Waspada

Sebarkan artikel ini
IMG 20251211 WA0007

ZONAPUBLIS — Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi pada Kamis (11/12/2025) dini hari sekitar pukul 04.45 WIB. Dalam laporan resmi PVMBG, erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 29,3 mm dan durasi sekitar 38 detik.

Namun, tinggi kolom abu tidak dapat teramati akibat kondisi visual yang tertutup.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi Bukittinggi, Ahmad Rifandi, membenarkan terjadinya erupsi tersebut dan menjelaskan bahwa aktivitas vulkanik masih berada pada Status Level II (Waspada).

Baca Juga  Pemulihan ESDM di Aceh Terus Dikebut Pascabencana Hidrometeorologi

“Erupsi terjadi subuh hari dan terekam jelas di alat. Meski secara visual kolom abu tidak terlihat, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan sesuai rekomendasi yang telah ditetapkan,” ujar Ahmad Rifandi.

Ahmad Rifandi menegaskan kembali imbauan PVMBG kepada masyarakat dan pihak terkait:

1. Tidak memasuki radius 3 km dari Kawah Verbeek, pusat aktivitas erupsi Gunung Marapi.

2. Warga di sekitar lembah dan aliran sungai yang berhulu ke puncak Marapi diminta waspada potensi lahar, terutama saat hujan.

3. Jika terjadi hujan abu, masyarakat disarankan menggunakan masker untuk mencegah gangguan pernapasan (ISPA).

Baca Juga  BNPB Catat Karhutla di Tiga Daerah dan Kekeringan Ancam Ribuan Warga di Papua Pegunungan

4. Mengimbau seluruh pihak untuk tidak menyebarkan informasi bohong (hoaks) dan tetap menjaga suasana kondusif.

5. Pemerintah daerah Bukittinggi, Padang Panjang, Tanah Datar, dan Agam diminta terus berkoordinasi dengan PVMBG dan Pos PGA Marapi di Bukittinggi.

6. Masyarakat dapat memantau perkembangan aktivitas Marapi melalui situs resmi Badan Geologi, PVMBG, aplikasi dan website MAGMA Indonesia, serta media sosial PVMBG.

Menurut Rifandi, seluruh instrumen pemantauan masih berfungsi baik dan pengamatan intensif terus dilakukan selama peningkatan aktivitas vulkanik berlangsung.

Baca Juga  Minibus Travel Pekanbaru - Padang Terjun ke Jurang di Kelok Pargedel, 7 Penumpang Luka-luka

“Kami memantau 24 jam. Informasi resmi hanya dikeluarkan oleh PVMBG melalui kanal resmi, jadi masyarakat diharapkan mengacu ke sana,” ujarnya.