BeritaBreaking News

Hari Kedua Pencarian, Bocah 11 Tahun yang Tenggelam di Sungai Air Tawar Barat Padang Ditemukan Meninggal Dunia

×

Hari Kedua Pencarian, Bocah 11 Tahun yang Tenggelam di Sungai Air Tawar Barat Padang Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
b7ac7202 6945 4b3e a377 90c8ecaf5ceb

ZONAPUBLIS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang menyatakan proses pencarian terhadap bocah laki-laki yang dilaporkan tenggelam di aliran sungai kawasan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, resmi dihentikan setelah korban ditemukan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menjelaskan bahwa korban bernama Zahir (11), seorang pelajar asal Jalan Gelatik, RT 04/RW 13, Kelurahan Air Tawar Barat, ditemukan pada hari kedua pencarian, Minggu (16/8/2026) pagi.

“Korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada pukul 08.15 WIB dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Hendri Zulviton di Padang, Minggu (16/8/2026).

Baca Juga  BPBD Kota Evakuasi 8 Warga di Dadok Tunggul Hitam Menggunakan Perahu Karet

Peristiwa nahas ini bermula pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Korban bersama rekan-rekannya diketahui sedang mandi-mandi di sungai Muaro Batang Muar, Perumnas Air Tawar Barat, RT 04/RW 14. Sekitar pukul 13.15 WIB, korban dilaporkan tenggelam. Warga sekitar sempat berupaya melakukan pencarian secara mandiri, namun korban belum berhasil ditemukan hingga malam hari.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Rescue dan Pusdalops PB BPBD Kota Padang di bawah komando Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) langsung bergerak ke lokasi bersama Tim SAR gabungan.

Baca Juga  Banjir Kembali Landa Wilayah Kota Padang, Warga Histeris Rumahnya di Rusak Air

“Pada hari kedua pencarian hari ini, tim melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran sungai dan kawasan pantai menggunakan perahu karet,” tambah Hendri.

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka untuk proses pemakaman lebih lanjut.

Operasi pencarian ini melibatkan unsur gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Padang, Basarnas, TNI, Polri, PMI, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, pihak Kecamatan Padang Utara, Kelurahan Air Tawar Barat, KSB, insan kebencanaan, serta nelayan setempat.

Baca Juga  Dua Jalur Utama Putus, Pemprov Sumbar Perketat Arus di Sitinjau Lauik demi Kelancaran Warga