Berita

Jasad Pemuda yang Tenggelam di Embung Solok Selatan Berhasil Ditemukan

×

Jasad Pemuda yang Tenggelam di Embung Solok Selatan Berhasil Ditemukan

Sebarkan artikel ini
full 1774633477314904 04cf345981 berita padang 1

ZONAPUBLIS – Tim SAR gabungan berhasil menemukan Ahmad Frenzi (24), pemuda yang sebelumnya dilaporkan hilang di embung irigasi Jorong Lasuang Batu, Nagari Kapau Alam Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat malam, 27 Maret 2026, sekitar pukul 22.30 WIB.

Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik, mengonfirmasi bahwa penemuan jasad korban tidak memakan waktu lama setelah operasi pencarian diaktifkan.

Lokasi penemuan dilaporkan berada tidak jauh dari titik awal korban pertama kali dinyatakan tenggelam.

Baca Juga  Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Bengkulu

Peristiwa nahas ini bermula pada Jumat sore saat korban sedang mandi bersama rekan-rekannya. Ahmad Frenzi diduga tidak memiliki kemampuan berenang sehingga tenggelam saat memasuki area embung yang cukup dalam.

Meski rekan-rekannya sempat mencoba memberikan pertolongan, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Setelah menerima laporan pada pukul 16.29 WIB, sebanyak delapan personel Unit Siaga SAR Solok Selatan langsung dikerahkan ke lokasi.

Tim mulai melakukan penyisiran dan koordinasi intensif dengan unsur terkait setibanya di tempat kejadian pada pukul 17.44 WIB.

Baca Juga  KKN Unand Dorong Pengembangan Potensi Wisata Nagari Mungo

“Upaya pencarian dilakukan dengan metode penyelaman menggunakan tabung oksigen serta secara manual oleh tim SAR gabungan,” jelas Abdul Malik.

Operasi SAR Resmi Ditutup

Pasca ditemukannya jasad korban, tim segera melakukan evakuasi untuk menyerahkan Ahmad Frenzi ke pihak keluarga di rumah duka.

Setelah seluruh proses evakuasi selesai, tim gabungan melaksanakan briefing penutup untuk mengevaluasi jalannya operasi.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR di Kecamatan Pauh Duo tersebut resmi diusulkan untuk ditutup.

Abdul Malik mengapresiasi kerja keras seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian cepat ini sehingga korban berhasil ditemukan dalam kurun waktu kurang dari 24 jam. (*)

Baca Juga  Banjir Bandang Terjang Tapanuli Tengah, 145 Warga Mengungsi